AS Tawarkan Afghanistan Bantuan Selidiki Serangan Bom Kabul

Minggu, 24 Juli 2016 - 15:38 WIB
AS Tawarkan Afghanistan...
AS Tawarkan Afghanistan Bantuan Selidiki Serangan Bom Kabul
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) melemparkan kecaman keras atas serangan bom kabul, yang terjadi kemarin. Washington mengaku siap membantu pemerintah Afghanistan menyelidiki serangan yang terjadi di tengah-tengah aksi demonstrasi itu.

"AS mengutuk dalam istilah terkuat serangan di Kabul yang menewaskan puluhan warga Afghanistan dan melukai banyak lainnya. Kami menawarkan Presiden (Ashraf) Ghani bantuan apa pun yang mungkin diperlukan pemerintah untuk menyelidiki dan bekerjasama gunak membawa pembunuh ke pengadilan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, John Kirby.

Menurut Kiby, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (24/7), serangan tersebut hanya memperkuat tekad AS untuk terus mempertahanankan misi AS di Afghanistan dan memperdalam dukungan bagi masyarakat dan Pemerintah Afghanistan.

Setidaknya 80 orang tewas dan lebih dari 230 orang lain menderita luka-luka setelah seorang bomber meledakan bom yang disembunyikan di dalam pakaiannya. Aksi bom bunuh diri itu dilakukan di tengah aksi demonstrasi yang dilakukan Etnis Hazara, dimana mereka menuntut penyaluran arus listrik ke wilayah mereka.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, di antara mereka yang tewas dan terluka dalam serangan itu adalah anggota pertahanan dan pasukan keamanan negara yang mengamankan aksi demonstrasi tersebut.

ISIS, dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor berita Aamaq mengaku bertanggung jawab atas serangan terbaru yang melanda ibukota Afghanistan itu.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
2 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
3 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
4 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
5 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved