Pembersihan Pasca-Kudeta Dikecam Eropa, Ini Pembelaan Turki

Sabtu, 23 Juli 2016 - 12:41 WIB
Pembersihan Pasca-Kudeta...
Pembersihan Pasca-Kudeta Dikecam Eropa, Ini Pembelaan Turki
A A A
CHENGDU - Pemerintah Turki membela diri setelah Eropa mengecam pembersihan besar-besaran pasca-kudeta gagal. Turki mengklaim tindakan keras yang dilakukan tetap mematuhi prinsip-prinsip demokrasi dan aturan hukum.

Pembelaan dari Turki disampaikan Wakil Perdana Menteri Mehmet Simsek pada hari Sabtu (23/7/2016), dalam forum pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G-20 di Chengdu, China.

”Dari awal, saya ingin mengatakan bahwa meskipun apa yang telah terjadi seminggu yang lalu di Turki, kami akan terus sangat mematuhi prinsip-prinsip demokrasi dan menerapkan aturan hukum dan tidak banyak yang benar-benar berubah. Saya tahu ada tanda tanya,” kata Simsek, seperti dikutip Reuters.

Tindakan keras oleh rezim Pemerintah Presiden Tayyip Erdogan pasca-kudeta militer yang gagal telah memicu ketakutan investor dunia di Turki.

Pada hari Jumat kemarin, para petinggi Uni Eropa menyebut pembersihan Turki di sektor pendidikan dan kehakiman sebagai “ganjaran” atas upaya kudeta sebagai tindakan yang tidak bisa diterima.

Kecaman dari Uni Eropa ini disampaikan dua pejabat tinggi Uni Eropa, Federica Mogherini dan Johannes Hahn. Mereka mengeluarkan peringatan kepada Turki setelah Presiden Erdogan memutuskan bahwa untuk Turki berhenti mematuhi Konvensi Hak Asasi Eropa.


Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Water Steinmeier sebelumnya mendesak Erdogan bertindak proporsional dalam menindaklanjuti upaya kudeta militer yang gagal.


Upaya pembersihan oleh rezim Erdogan menargetkan puluhan ribu orang dari kalangan militer, PNS, polisi, hakim hingga akademisi. Sebagian dari mereka dipenjara dan dipecat.
(mas)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
27 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved