Terus Digempur Saudi, Houthi Ancam Batalkan Perundingan Damai

Sabtu, 23 Juli 2016 - 00:45 WIB
Terus Digempur Saudi,...
Terus Digempur Saudi, Houthi Ancam Batalkan Perundingan Damai
A A A
SANAA - Kelompok pemberontak Yaman, Houthi mengancam akan membatalkan perundingan damai jika koalisi Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi melanjutkan serangan udara. Peringatan ini datang sehari setelah Kuwait menetapkan batas waktu untuk delegasi dari pihak yang bertikai di Yaman untuk tiba di negara itu.

"Ditengah meningkatnya eskalasi, agresi yang dipimpin Saudi telah mengintensifkan operasi militernya di beberapa provinsi di Yaman, termasuk lebih dari 75 serangan udara pada Kamis siang dan malam," bunyi pernyataan itu seperti dikutip dari laman Xinhua, Sabtu (23/7/2016).

Pernyataan ini juga menekankan bahwa serangan udara tersebut menargetkan warga sipil serta komite gencatan senjata bersama di provinsi Saada yang dipimpin oleh Gubernur Sada. Serangan tersebut menyebabkan sejumlah korban mengalami luka serius.

"Kami menekankan bahwa eskalasi militer yang dipimpin Saudi sangat serius karena melanggar gencatan senjata yang dicapai pada 10 April lalu dan tentu mengagalkan pembicaraan yang berlangsung di Kuwait, atau mungkin kompromi politik dan perdamaian Yaman," demikian pernyataan kelompok Houthi.

Pihak yang bertikai di Yaman telah mengadakan pembicaraan damai di Kuwait sejak April lalu. Pembicaraan damai ini berada di bawah naungan PBB untuk mencari kompromi politik guna mengakhiri perang saudara yang pecah sejak 2014 lalu.
(ian)
Berita Terkait
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Mengenang Emir Kuwait...
Mengenang Emir Kuwait Sheikh Sabah, Sang Pembela Persatuan Arab
Yaman Umumkan Pembentukan...
Yaman Umumkan Pembentukan Pemerintahan Baru
Irak Rebut Wilayah Kaya...
Irak Rebut Wilayah Kaya Minyak Milik Kuwait, Arab Saudi Marah Besar!
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Kuwait Melepas Mendiang...
Kuwait Melepas Mendiang Sheikh Sabah, Emir Baru Resmi Dilantik
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
34 menit yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
1 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
2 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
3 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
4 jam yang lalu
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
5 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved