Kelompok Kemanusiaan Temukan 22 Mayat di Perahu Migran

Kamis, 21 Juli 2016 - 05:37 WIB
Kelompok Kemanusiaan...
Kelompok Kemanusiaan Temukan 22 Mayat di Perahu Migran
A A A
TRIPOLI - Kapal patroli milik kelompok kemanusiaan Medecins Sans Frontieres (MSF) atau Dokter Lintas Batas menemukan dua kapal kecil yang membawa ratusan migran di Laut Mediterania, tidak jauh dari Libya. Kapal patroli itu berhasil menyelamatkan 209 orang, termasuk 50 anak-anak.

Selain menyelamatkan ratusan orang, kapal patroli MSF juga menemukan 22 mayat di salah satu kapal. Puluhan mayat itu terdiri dari 21 mayat perempuan dan 1 laki-laki.

"Ketika kami mendekati perahu pertama, kami melihat mayat yang tergeletak di bagian bawah perahu di kantong bahan bakar," kata Kepala Misi MSF untuk Operasi Pencarian dan Penyelamatan, Jens Pagotto, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (21/7/2016).

"Mereka yang selamat di perahu itu telah bersama dengan mayat-mayat itu selama berjam-jam. Terlalu banyak trauma yang mereka alami untuk dapat berbicara tentang apa yang telah terjadi. Masih belum jelas bagaiman perempuan-perempuan tersebut meninggal," tambahnya.

Lebih dari 2.500 migran telah diselamatkan di lepas pantai Libya pada Selasa lalu dan satu mayat ditemukan. Sedangkan pada hari Rabu, hampir 600 orang diselamatkan.

Terhitung sejak Senin, 79.861 migran telah tiba di Italia melalui jalur laut sepanjang tahun 2016. Jumlah ini jauh menurun dibanding tahun lalu yang mencapai 83.119 dalam periode yang sama. Hampir 3.000 migran telah meninggal atau hilang di Mediterania tahun ini.
(ian)
Berita Terkait
Delapan Kuburan Massal...
Delapan Kuburan Massal Ditemukan di Libya, PBB Serukan Penyelidikan
Satelit Rekam Badai...
Satelit Rekam Badai Mediterania yang Langka Penyebab Banjir Libya
Melonjak Tajam, Korban...
Melonjak Tajam, Korban Tewas Banjir Libya Tembus 11.300 Jiwa
6 Fakta Banjir Mengerikan...
6 Fakta Banjir Mengerikan Libya: 6.000 Orang Tewas, Mayat-mayat Berserakan
Mengapa Bencana Banjir...
Mengapa Bencana Banjir di Libya seperti Tsunami?
Ahli Sebut Intervensi...
Ahli Sebut Intervensi NATO ke Libya Penyebab Banjir Bandang
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
1 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
2 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
4 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
5 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved