Turki Larang Pemakaman Islam untuk Pendukung Kudeta yang Tewas

Rabu, 20 Juli 2016 - 07:27 WIB
Turki Larang Pemakaman...
Turki Larang Pemakaman Islam untuk Pendukung Kudeta yang Tewas
A A A
ANKARA - Otoritas Turki dilaporkan telah melarang pemakaman secara Islam untuk pendukung kudeta yang tewas. Para imam juga diperingatkan untuk tidak memimpin doa bagi para pendukung kudeta yang tewas.

Larangan itu diumumkan oleh Direktorat Urusan Agama Turki. ”Imam tidak akan memimpin doa untuk tentara pro-kudeta yang menargetkan bangsa kita,” bunyi pengumuman itu, seperti dikutip Daily Mirror, Rabu (20/7/2016).

Ratusan orang tewas dalam kudeta militer Turki yang berakhir kegagalan pada Jumat malam pekan lalu. Korban tewas berasal dari kalangan rakyat sipil dan juga dari kubu militer yang ingin menggulingan Pemerintah Presiden Tayyip Erdogan.

Larangan itu muncul di saat Pemerintah Erdogan meluncurkan operasi pembersihan besar-besaran terhadap semua orang yang diduga sebagai pendukung kudeta. Mereka yang jadi target pembersihan di antaranya dari kalangan pendidik, polisi, militer dan dan tokoh politik. Sudah ribuan orang ditangkap dan ditahan usai kudeta gagal.

Baca juga:
Dijebloskan ke Penjara, Jenderal Top Turki Tetap Sangkal Pimpin Kudeta

Sementara itu, Turki telah mengeluarkan peringatan keras kepada Yunani atas keputusan Athena yang membiarkan delapan orang yang diduga komplotan kudeta melarikan diri ke Yunani dengan helikopter.

Para aparat yang melarikan diri itu diizinkan untuk mendarat di Bandara Alexandropoulis. Duta Besar Turki untuk Yunani, Kerim Uras, telah mengeluarkan ancaman keras.”Bahwa hubungan bilateral akan rusak jika Yunani tidak mengekstradisi delapan personel militer Turki,” katanya.

“Yunani harusnya tidak memberikan izin mendarat untuk helikopter Turki, tidak seharusnya, atau bahkan memungkinkan untuk masuk (wilayah) Yunani,” lanjut diplomat Turki itu dalam konferensi pers.
(mas)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
9 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
11 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
12 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
13 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved