Presiden Erdogan: Upaya Kudeta Hadiah dari Tuhan....

Minggu, 17 Juli 2016 - 08:35 WIB
Presiden Erdogan: Upaya...
Presiden Erdogan: Upaya Kudeta Hadiah dari Tuhan....
A A A
ANKARA - Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan upaya kudeta militer yang gagal di negaranya merupakan hadiah dari Tuhan. Alasannya, hal itu jadi momen baik untuk membersihkan korps militer Turki.

Pernyataan Erdogan itu disampaikan di hadapan kerumunan massa yang mendukungnya. Komentar Presiden Erdogan ini kian menegaskan hubungan rumit antara kubu militer dengan pemerintahannya yang berhaluan Islam.

”Pemberontakan ini adalah hadiah dari Tuhan untuk kita karena ini akan menjadi alasan untuk membersihkan tentara kita,” katanya, seperti dikutip Russia Today, semalam (16/7/2016).

Upaya kudeta pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari yang berakhir dengan kegagalan sejatinya bukan yang pertama kali terjadi di Turki.

Baca juga:
Upaya Kudeta Berlangsung, Turki Berubah Jadi Medan Tempur

Ketegangan antara kubu militer dan Pemerintah Erdogan kerap terjadi selama Erdogan menjalani karir politiknya. Pada tahun 1997 misalnya, perwira senior militer menekan Perdana Menteri Necmeddin Erbakan untuk mundur karena dia menganjurkan untuk memperkuat Islamisme di Turki dan berpaling dari Barat.

Erdogan, seorang pendukung Erbakan yang saat itu menjabat sebagai Wali Kota Istanbul, ditangkap dan dilarang mengejar karir politik selama lima tahun karena membacakan sebuah puisi nasionalis dan Islam di depan publik pada saat itu.

Sementara itu, Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mempertimbangkan untuk menerapkan hukuman mati di Turki setelah terjadi upaya kudeta.

”Seperti yang Anda tahu, hukuman mati telah dihapus dari sistem hukum kami. Kami akan membahas langkah-langkah lebih lanjut yang harus kami ambil untuk mencegah upaya seperti itu di masa depan,” kata PM Yildirim pada hari Sabtu pagi ketika terjadi penangkapan aparat pro-kudeta.

Upaya kudeta di Turki telah menewaskan 265 orang dan lebih dari 2 ribu orang lainnya terluka. Rezim Presiden Tayyip Erdogan telah merespons upaya kudeta itu dengan menindak dengan memenjarakan 2.745 hakim oposisi dan menangkap lebih dari 2.800 tentara yang dituduh bersimpati terhadap kudeta.
(mas)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
52 menit yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
1 jam yang lalu
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
1 jam yang lalu
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
2 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
2 jam yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
3 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved