Bunuh Petugas, Militan Al Shabaab Sandera Napi di Kantor Polisi
Kamis, 14 Juli 2016 - 20:01 WIB
Bunuh Petugas, Militan Al Shabaab Sandera Napi di Kantor Polisi
A
A
A
NAIROBI - Seorang perekrut anggota kelompok militan Al-Shabaab menembak mati setidaknya 4 polisi Kenya. Insiden penembakan ini terjadi di kantor polisi tempat ia ditahan. Pelaku melakukan aksinya setelah berhasil merebut senjata dari penjaga.
"Ia sekarang menawan tahanan lain sebagai sandera dan polisi telah mengepung kantor polisi Kapenguria di Kenya barat," kata Inspektur Jenderal Polisi Joseph Boinet dalam sebuah pernyataan.
Ia juga menyatakan, jika pelaku diduga terkait dengan terorisme tanpa memberikan informasi yang spesifik. Pernyataan itu juga tidak menyebutkan jumlah korban dengan jelas, seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (14/7/2016).
Seorang petugas polisi lainnya, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan, setidaknya 4 perwira tewas dan jumlah itu bisa meningkat. Ia mengatakan bahwa pelaku diduga adalah perekrut anggota Al-Shabaab.
Sedangkan saluran televisi Kenya, KTN menyatakan, sebanyak enam petugas telah tewas dalam operasi pembebasan sandera tersebut. Al Shabaab telah meluncurkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Kenya dalam beberapa tahun terakhir, termasuk menggunakan anggota lokal yang berhasil mereka rekrut.
Kelompok ini mengatakan, serangan itu ditujukan atas keterlibatan pasukan Kenya di Somalia, di mana mereka adalah bagian dari pasukan Uni Afrika yang memerangi Al Shabaab.
"Ia sekarang menawan tahanan lain sebagai sandera dan polisi telah mengepung kantor polisi Kapenguria di Kenya barat," kata Inspektur Jenderal Polisi Joseph Boinet dalam sebuah pernyataan.
Ia juga menyatakan, jika pelaku diduga terkait dengan terorisme tanpa memberikan informasi yang spesifik. Pernyataan itu juga tidak menyebutkan jumlah korban dengan jelas, seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (14/7/2016).
Seorang petugas polisi lainnya, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan, setidaknya 4 perwira tewas dan jumlah itu bisa meningkat. Ia mengatakan bahwa pelaku diduga adalah perekrut anggota Al-Shabaab.
Sedangkan saluran televisi Kenya, KTN menyatakan, sebanyak enam petugas telah tewas dalam operasi pembebasan sandera tersebut. Al Shabaab telah meluncurkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Kenya dalam beberapa tahun terakhir, termasuk menggunakan anggota lokal yang berhasil mereka rekrut.
Kelompok ini mengatakan, serangan itu ditujukan atas keterlibatan pasukan Kenya di Somalia, di mana mereka adalah bagian dari pasukan Uni Afrika yang memerangi Al Shabaab.
(ian)