Klaim Bertanggung Jawab, ISIS Rilis Foto Korban Penyanderaan di Bangladesh
Sabtu, 02 Juli 2016 - 16:13 WIB
Klaim Bertanggung Jawab, ISIS Rilis Foto Korban Penyanderaan di Bangladesh
A
A
A
DHAKA - ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan dan penyanderaan di sebuah restoran populer di distrik diplomatik yang ada di ibukota Bangladesd, Dhaka. Klaim ini dikabarkan oleh media propaganda ISIS, Amaq seperti dilaporkan oleh situs pemantau gerakan radikal Site Intelegence grup.
Tidak hanya itu, ISIS juga merilis foto korban kekejian mereka dimana mereka mengancam akan menyembelih para sandera. Foto-foto itu menampilkan tubuh tak bernyawa di kolam darah seperti dikutip dari laman Express, Sabtu (2/7/2016).
Meski begitu, beberapa orang meragukan keaslian foto tersebut. Pasalnya, beberapa daerah di foto tersebut terlihat kabur, tidak seperti propaganda ISIS selama ini yang cenderung menunjukkan secara rinci aksi keji yang mereka lakukan.
Setidaknya tiga orang telah ditembak mati dan tiga lainnya terluka dalam serangan terhadap restoran Holey Artisan Bakery di distrik Gulshan, Dhaka. Sementara dua warga Italia tewas, serta petugas polisi Bangladesh serta dua petugas polisi dan seorang warga sipil mendapatkan perawatan di rumah sakit.
ISIS mengklaim telah membunuh 20 orang dalam penyerangan tersebut, namun klaim ini belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.
Tidak hanya itu, ISIS juga merilis foto korban kekejian mereka dimana mereka mengancam akan menyembelih para sandera. Foto-foto itu menampilkan tubuh tak bernyawa di kolam darah seperti dikutip dari laman Express, Sabtu (2/7/2016).
Meski begitu, beberapa orang meragukan keaslian foto tersebut. Pasalnya, beberapa daerah di foto tersebut terlihat kabur, tidak seperti propaganda ISIS selama ini yang cenderung menunjukkan secara rinci aksi keji yang mereka lakukan.
Setidaknya tiga orang telah ditembak mati dan tiga lainnya terluka dalam serangan terhadap restoran Holey Artisan Bakery di distrik Gulshan, Dhaka. Sementara dua warga Italia tewas, serta petugas polisi Bangladesh serta dua petugas polisi dan seorang warga sipil mendapatkan perawatan di rumah sakit.
ISIS mengklaim telah membunuh 20 orang dalam penyerangan tersebut, namun klaim ini belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.
(ian)