Saksi Bom Istanbul: Pelaku Berpakaian Hitam, Menembak Acak

Rabu, 29 Juni 2016 - 07:22 WIB
Saksi Bom Istanbul:...
Saksi Bom Istanbul: Pelaku Berpakaian Hitam, Menembak Acak
A A A
ISTANBUL - Salah satu saksi mata dalam serangan bom bunuh diri di Bandara Istanbul Ataturk, Turki, mengatakan salah satu penyerang berpakaian serba hitam melakukan penembakan secara acak dan diikuti dengan ledakan hebat.

Otoritas Turki menyatakan korban tewas dalam serangan horor semalam mencapai 32 orang--sebelumnya 31 orang--dan ratusan lainnya terluka. Namun, kantor berita AP mengutip keterangan pejabat setempat menyebut korban tewas hampir 50 orang.

Baca:
Tiga Bom Bunuh Diri Hantam Bandara Istanbul Ataturk, 28 Tewas

Penembakan acak terjadi di gedung terminal bandara. Saksi mengatakan dua ledakan terdengar diikuti penembakan dan berlanjut dengan ledakan ketiga.

”Kami langsung datang ke (terminal) keberangkatan internasional dan melihat pria itu secara acak menembak. Dia menembaki siapa pun yang datang di depannya. Dia mengenakan (pakaian) serba hitam. Wajahnya tidak bertopeng. Saya 50 meter dari dia,” kata Paul Roos , 77, seorang turis Afrika Selatan dalam perjalanan kembali ke Cape Town dengan istrinya, seperti dikutip Reuters, Rabu (29/6/2016).

Baca juga:
Korban Bom Bandara Istanbul, 31 Tewas dan Ratusan Terluka

”Kita masuk di belakang meja, tapi saya berdiri dan mengawasinya. Dua ledakan sesaat setelah satu sama lain. Pada saat itu dia telah berhenti menembak,” ujar Roos.

”Dia berbalik dan mulai datang ke arah kami. Dia memegang pistolnya di dalam jaketnya. Dia memandang berkeliling dengan cemas untuk melihat apakah ada orang yang akan menghentikannya dan kemudian turun melalui eskalator. Kami mendengar lagi suara tembakan dan kemudian ledakan lain, selanjutnya itu berakhir.”
(mas)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
22 menit yang lalu
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
1 jam yang lalu
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
2 jam yang lalu
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
2 jam yang lalu
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
3 jam yang lalu
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved