Cegah Konflik Sektarian, Kurdi Sarankan Irak Dipecah Tiga

Jum'at, 17 Juni 2016 - 13:42 WIB
Cegah Konflik Sektarian,...
Cegah Konflik Sektarian, Kurdi Sarankan Irak Dipecah Tiga
A A A
ERBIL - Kepala Dewan Pemerintah Kurdistan (KRG) Masrour Barzani menyarankan agar Irak dipecah menjadi tiga bagian, ketika ISIS sudah berhasil diberangus. Menurut Masrour, langkah ini harus dilakukan guna mencegah adanya konflik sektarian yang memang kerap terjadi di Irak.

Masrour menuturkan, tingkat kepercayaan antara kelompok-kelompok di Irak sampai saat ini masih rendah. Oleh karena itu sangat sulit untuk bisa menyatukan seluruh kelompok di Irak untuk hidup dalam satu atap.

Dirinya menyarankan agar Irak dipecah menjadi wilayah untuk Kurdi, Sunni dan juga Syiah. Tiga kelompok itu merupakan tiga kelompok yang menghuni negeri 1001 malam tersebut.

"Federasi tidak bekerja, jadi pilihannya antara konfederasi atau pemisahan penuh. Jika kita memiliki tiga negara konfederasi, kita akan memiliki tiga ibukota yang setara, sehingga seseorang tidak akan berada di atas yang lain," ucap Masrour, seperti dilansir Al Arabiya pada Jumat (17/6).

Putra Presiden KRG Massoud Barzani menyatakan Kurdi saat ini sudah bisa mandiri, dengan menjalankan pemerintah mereka sendiri, sebagai negara bagian dari Irak. Sunni dan Syiah, lanjut Masrour harus diberikan pilihan untuk melakukan hal yang sama di provinsi dimana mayoritas mereka berada.

"Apa yang kami tawarkan adalah solusi. Ini tidak berarti mereka hidup di bawah satu atap, tetapi mereka dapat menjadi tetangga yang baik. Setelah mereka merasa nyaman bahwa mereka memiliki masa depan yang cerah dan aman, mereka dapat mulai bekerja sama dengan satu sama lain," imbuhnya.
(esn)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
1 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
1 jam yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
2 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
3 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
3 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
4 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved