Nyamar Jadi Warga Sipil, Anggota ISIS Kabur dari Fallujah
Selasa, 14 Juni 2016 - 19:00 WIB
Nyamar Jadi Warga Sipil, Anggota ISIS Kabur dari Fallujah
A
A
A
BAGHDAD - Pasukan Irak menyatakan, anggota ISIS tengah berusaha melarikan diri dari Fallujah. Anggota ISIS membaur bersama ribuan warga sipil yang telah melarikan diri dari kota yang terkepung selama beberapa hari terakhir itu.
Lebih dari 500 orang yang diduga anggota ISIS telah ditangkap saat mencoba menyelinap keluar bersama warga sipil, sejak pasukan Irak menggenjot upaya merebut kembali Fallujah. Fallujah adalah salah satu benteng terkuat kelompok ekstrimis itu.
"Kami telah menangkap 546 tersangka teroris yang melarikan diri dengan mengambil keuntungan dari gerakan keluarga pengungsi selama dua minggu terakhir. Banyak dari mereka menggunakan identitas palsu," kata Kepala Polisi Provinsi Anbar, Hadi Rzayej, seperti dinukil dari Daily Mail, Selasa (14/6/2016).
Untuk diketahui, ketika warga sipil mencapai pasukan pemerintah, remaja laki-laki dan laki-laki dewasa disaring secara terpisah. Beberapa dibebaskan setelah beberapa jam menjalani interogasi menyeluruh.
"Anggota ISIS melarikan diri di antara warga sipil, kami telah banyak menangkap mereka dan sedang menyelidiki tersangka," kata Komandan Operasi, Abdelwahab al-Saadi.
Sampai pekan lalu, diperkiarakan 50 ribu warga sipil masih terperangkap di pusat kota, yang merupakan salah satu benteng terakhir ISIS di Irak dan berjarak hanya 50 km sebelah barat Baghdad.
Lebih dari 500 orang yang diduga anggota ISIS telah ditangkap saat mencoba menyelinap keluar bersama warga sipil, sejak pasukan Irak menggenjot upaya merebut kembali Fallujah. Fallujah adalah salah satu benteng terkuat kelompok ekstrimis itu.
"Kami telah menangkap 546 tersangka teroris yang melarikan diri dengan mengambil keuntungan dari gerakan keluarga pengungsi selama dua minggu terakhir. Banyak dari mereka menggunakan identitas palsu," kata Kepala Polisi Provinsi Anbar, Hadi Rzayej, seperti dinukil dari Daily Mail, Selasa (14/6/2016).
Untuk diketahui, ketika warga sipil mencapai pasukan pemerintah, remaja laki-laki dan laki-laki dewasa disaring secara terpisah. Beberapa dibebaskan setelah beberapa jam menjalani interogasi menyeluruh.
"Anggota ISIS melarikan diri di antara warga sipil, kami telah banyak menangkap mereka dan sedang menyelidiki tersangka," kata Komandan Operasi, Abdelwahab al-Saadi.
Sampai pekan lalu, diperkiarakan 50 ribu warga sipil masih terperangkap di pusat kota, yang merupakan salah satu benteng terakhir ISIS di Irak dan berjarak hanya 50 km sebelah barat Baghdad.
(ian)