Batas Waktu Lewat, Abu Sayyaf Penggal Sandera Asing

Senin, 13 Juni 2016 - 16:21 WIB
Batas Waktu Lewat, Abu...
Batas Waktu Lewat, Abu Sayyaf Penggal Sandera Asing
A A A
MANILA - Kelompok Abu Sayyaf dilaporkan telah melakukan eksekusi mati terhadap seorang sandera asing. Eksekusi ini dilakukan setelah batas waktu yang diberikan Abu Sayyaf kepada pemerintah yang warganya mereka sandera untuk membayar tebusan, telah lewat.

Melansir The Star, yang mengutip The Philippine Inquirer pada Senin (13/6), sandera yang dieksekusi oleh Abu Sayyaf diketahui bernama Robert Hall, seorang warga negara Kanada.

Pelaksanaan eksekusi ini disampaikan langsung oleh juru bicara Abu Sayyaf Abu Raami. Melalui sambungan telepon kepada The Philippine Inquirer, Raami menuturkan pihaknya telah mengeksekusi Hall, dan tubuh Hall akan ditemukan di suatu tempat di kota Jolo pada hari Senin.

Sementara itu, Angkatan Bersenjata Filipina sejauh ini masih mencoba memverifikasi pernyataan Raami terkait eksekusi Hall. Juru bicara Komando Mindanao Barat, Mayor Filemon Tan, menyatakan pihaknya masih menunggu laporan dari pasukan yang berada di lapangan mengenai hal ini.

"Saya tidak bisa mengkonfirmasi atau menyangkal hal itu. Kami belum mendapatkan laporan dari unit kami di lapangan. Saya akan memberikan informasi terbaru segera setelah kami mendapatkan data atau laporan dari unit di lapangan," kata Tan.

Sebelumnya diberitakan, Abu Sayyaf mengumumkan bahwa batas waktu penebusan sandera asing berakhir hari ini (13/6/2016) pukul 15.00 sore. Selain Hall, sandera asing yang diancam dieksekusi oleh Abu Sayyaf adalah Kjartan Sekkingstad asal Norwegia. Pengumuman dari Abu Sayyaf itu juga berlaku untuk sandera perempuan asal Filipina, Marites Flor.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
12 menit yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
1 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
2 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
4 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
5 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
7 jam yang lalu
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved