Ketika Erdogan Kuliahi AS Soal Teroris

Minggu, 12 Juni 2016 - 14:47 WIB
Ketika Erdogan Kuliahi...
Ketika Erdogan Kuliahi AS Soal Teroris
A A A
WASHINGTON - Presiden Turki, Tayyip Erdogan kembali melemparkan serangan terhadap sekutu dekat mereka, yakni Amerika Serikat (AS). Serangan terbaru ini disebabkan oleh hal yang sama, yakni dukungan AS terhadap Unit Perlindungan Kurdi (YPG), yang di mata Erdogan merupakan kepanjangan tangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang masuk dalam daftar kelompok teroris di Turki.

Erdogan menuturkan, AS harus secepatnya menarik dukungan mereka terdap YPG. Sebab, menurut pemimpin Turki itu, mendukung YPG sama saja dengan mendukung terorisme. Dirinya memberikan sedikit kuliah kepada pihak AS, untuk memberikan gambaran betapa salahnya langkah mereka.

"Sekarang, ada proyek yang serius, rencana sedang dilaksanakan di Suriah utara. Saya melihat adalah tujuan dan rencana berbahaya dari orang-orang yang muncul sebagai 'teman'. Hal ini sangat jelas, jadi saya perlu membuat pernyataan yang jelas," ucap Erdogan, seperti dilansir Russia Today pada Minggu (12/6).

Erdogan menyebut bila alasan AS mendukung Kurdi adalah karena kelompok itu melawan ISIS, dirinya mempertanyakan mengapa AS juga tidak mendukung al-Nusra yang juga melawan ISIS.

"Beberapa negara sekutu kami menanggapi kami dengan mengatakan, mereka mendukung PYD/YPG karena mereka melawan Daesh (ISIS). Nah, Anda menerima al-Nusra sebagai organisasi teror dan al-Nusra juga bertarung melawan Daesh. Mengapa Anda tidak melihat mereka sebagai mitra?" tanya Erdogan.

Menurut Erdogan, semua kelompok teror sama buruknya. "Bagi kami, tidak ada teroris yang baik atau buruk. Semua teroris adalah buruk," tegasnya.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
6 menit yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
1 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
1 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
1 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
2 jam yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved