Asosiasi Jurnalis Filipina Kecam Pernyataan Duterte

Kamis, 02 Juni 2016 - 16:41 WIB
Asosiasi Jurnalis Filipina...
Asosiasi Jurnalis Filipina Kecam Pernyataan Duterte
A A A
MANILA - Asosiasi Jurnalis Filipina bereaksi keras atas pernyataan terbaru yang dilontarkan oleh Presiden terpilih Filipina, Rodrigo Duterte. Sebelumnya, Duterte menyatakan, pembunuhan terhadap jurnalis korup adalah suatu tindakan yang sah.

Ketua Asosiasi Jurnalis Filipina, Ryan Rosuaro mengatakan, kebebasan pers dan pembunuhan adalah dua hal yang sangat serius. Dirinya juga menyebut, pernyataan Duterte adalah sesuatu hal yang sangat mengerikan.

"Ini mengerikan, bahwa Presiden terpilih Rodrigo Duterte harus membenarkan pembunuhan wartawan di negeri ini dengan memainkan kartu korupsi," kata Rosuaro, seperti dilansir Reuters pada Kamis (2/6).

Sementara itu, Romel Regalado Bagares, Direktur Eksekutif dari Pusat Hukum Internasional, mengatakan komentar Duterte menunjukkan sikap sinis terhadap apa yang menjadi perhatian serius masyarakat internasional dan bisa mengabadikan imunitas bagi pembunuh.

"Pernyataan mengejutkan Presiden Rodrigo Duterte yang memaafkan pembunuhan di luar hukum mengancam untuk membuat Filipina menjadi ladang pembantaian bagi wartawan," kata Bagares sebuah pernyataan.

"Kami mendesak Duterte untuk menarik kembali komentarnya dan memberikan sinyal bahwa ia bermaksud untuk melindungi, bukan menargetkan jurnalis," sambungnya.

Perhimpunan Koresponden Asing di Filipina juga menyatakan kekhawatiran yang sama. Menurut perhimpunan itu, komentar Duterte menunjukan bahwa perlindungan terhadap junalis di Filipina masih jauh dari kata baik.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
56 menit yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
1 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
3 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
4 jam yang lalu
Infografis
Mantan Presiden Filipina...
Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ditangkap atas Perintah ICC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved