Hindari Aparat, Ektrimis Prancis Palsukan Kematian

Rabu, 01 Juni 2016 - 15:43 WIB
Hindari Aparat, Ektrimis...
Hindari Aparat, Ektrimis Prancis Palsukan Kematian
A A A
PARIS - Omar Diaby, yang diyakini menjadi perekrut militan asal Prancis untuk dikirim ke Suriah, mengaku telah memalsukan kematiannya. Hal itu dilakukannya agar bisa mendapatkan perawatan medis dan menghindari deteksi aparat keamanan.

Diaby mengatakan, orang tuanya sengaja mengumumkan kematiannya di Twitter tahun lalu sehingga ia bisa meninggalkan Suriah untuk melakukan operasi besar di negara tetangga sambil menghindari aparat keamanan.

"Emir Omar Omsen tidak mati. Kematiannya diumumkan untuk alasan yang tepat," katanya membuka identitas barunya saat diwawancara stasiun televisi Prancis 2, seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu (1/6/2016).

Meski tidak terlibat dalam aksi serangan teroris di Paris, Diaby mendukung aksi brutal penembakan di kantor majalah satir Charlie Hebdo. "Mereka yang menghina nabi dieksekusi. Saya berharap saya akan dipilih untuk melakukan itu," katanya.

Prancis memiliki surat perintah penangkapan internasional terhadap Diaby. Diaby disebut menjadi otak di balik kelompok militan muda Prancis yang berjumlah 30 orang. Kebanyakan dari mereka berasal dari kota Nice.
(ian)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
26 menit yang lalu
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
1 jam yang lalu
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
4 jam yang lalu
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
5 jam yang lalu
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved