Wakil PM Australia Dicap Menghina RI, Bishop Yakin Hubungan Tak Rusak

Jum'at, 27 Mei 2016 - 08:09 WIB
Wakil PM Australia Dicap...
Wakil PM Australia Dicap Menghina RI, Bishop Yakin Hubungan Tak Rusak
A A A
CANBERRA - Perdana Menteri (PM) Australia, Malcom Turnbull dan Menteri Luar Negeri Julie Bishop, sudah menjelaskan kepada Pemerintah Indonesia soal komentar Wakil PM Barnaby Joyce yang dianggap sudah menghina Indonesia. Bishop yakin polemik ini tidak merusak hubungan Australia dan Indonesia.


Dalam perdebatan para pemimpin regional hari Rabu, Joyce secara tersirat menuduh Indonesia mendalangi aksi para pencari suaka berdatangan ke Australia pada 2011 karena Australia melarang ekspor ternak sapi ke Indonesia.


”Mungkin saya mengingatakan Anda ketika kita menutup industri ekspor sapi hidup, itu sekitar waktu yang sama ketika kita mulai melihat banyak orang tiba dengan kapal di Australia,” katanya.


Baca juga:
Wakil PM Australia Dianggap Sudah Menghina Indonesia

Komentar Wakil PM Australia itu dibantah Pemerintah Indonesia. Bahkan mantan Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa menganggap tuduhan itu mengejutkan karena mengaitkan larangan ekspor sapi dengan masalah pencari suaka.

Julie Bishop saat ditanya apakah komentar Barnaby akan merusak hubungan Australia dengan Indonesia, dia menjawab: "Tidak akan."

”Kami memiliki hubungan kerja yang sangat baik dengan Indonesia. Komentar Wakil Perdana Menteri telah diklarifikasi dan kami bekerja sangat erat dengan Indonesia, kami bekerja sama dengan mereka karena kami berdua berusaha untuk mengganggu penyelundupan dan perdagangan manusia,” kata Bishop, seperti dikutip ABC.net.au.

Sebelumnya, Bishop melalui juru bicaranya mengatakan bahwa dia sudah berkomunikasi dengan Duta Besar Australia di Jakarta, dan berkomunikasi secara langsung dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Lestari Priansari Marsudi.

Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui juru bicaranya, Armanatha Nasir, kemarin sudah menegaskan bahwa klarifikasi dari PM Turnbull dan Menlu Bishp sudah “jelas”.

Turnbull mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara Pemerintah Indonesia dan penyelundupan manusia. Sebaliknya, dia memuji Presiden Joko Widodo sebagai "pemimpin inspirasional".

”Satu-satunya titik yang saya ingin tekankan bahwa kerjasama kami dengan Indonesia dalam hal menghentikan penyelundupan manusia sangat, sangat kuat," kata Turnbull.

”Mereka berkomitmen untuk menghentikan perdagangan (manusia), seperti kita,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Berita Terkini
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
21 menit yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
1 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
1 jam yang lalu
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
1 jam yang lalu
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
2 jam yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
3 jam yang lalu
Infografis
PM Australia Dituduh...
PM Australia Dituduh Terlibat dalam Genosida Isreal di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved