Meski Sudah Diembargo, Anggota UE Tetap Jual Senjata ke Mesir

Kamis, 26 Mei 2016 - 15:04 WIB
Meski Sudah Diembargo,...
Meski Sudah Diembargo, Anggota UE Tetap Jual Senjata ke Mesir
A A A
BRUSSELS - Amnesti Internasional (AI) menuturkan, banyak negara anggota Uni Eropa (UE) yang masih menjual senjata ke Mesir, walaupun UE sudah memberlakukan embargo senjata ke negara tersebut. AI menyebut lebih dari setengah negara UE yang melakukan penjualan senjata itu.

"Hampir setengah dari negara-negara anggota UE telah mencemooh suspensi UE tentang transfer senjata ke Mesir, mempertaruhkan terlibat dalam gelombang pembunuhan di luar hukum, penghilangan paksa dan penyiksaan," kat AI dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Jazeera pada Kamis (26/5).

AI dalam pernyataannya juga tidak segan-segan merilis nama-nama negara yang masih menjual senjata ke Mesir, dan mencemooh embargo senjata. Dimana, Bulgaria, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol dan Inggris adalah beberapa negara besar UE yang masih menjual senjata ke UE.

"Pada tahun 2014 saja, negara-negara UE memberikan 290 izin atas pembelian peralatan militer ke Mesir, dengan nilai mencapai 6 miliar dolar," sambungnya.

"Item yang dijual ke Mesir oleh negara-negara UE melalui ekspor dan percaloan antara lain adalah senjata kecil, senjata ringan dan amunisi; kendaraan lapis baja; helikopter militer; senjata berat untuk digunakan dalam kontraterorisme dan operasi militer, dan teknologi pengawasan," ucapnya.

Kepala kontrol senjata dan hak asasi manusia AI, Brian Wood mendesak negara-negara UE untuk secara penuh menjalankan embargo yang diberlakukan kepada Mesir paska bentrok polisi dan masa anti-kudeta di Kairo pada tahun 2012 lalu. Dimana, 600 pengunjuk rasa tewas dalam bentrokan itu.

"Kami ingin melihat embargo pada semua item yang digunakan oleh pasukan keamanan internal. karena pelanggaran serius yang mereka lakukan. Kami ingin pelaku untuk dibawa ke pengadilan, karena Anda tidak dapat memiliki negara yang aman tanpa menghormati hak asasi manusia dan supremasi hukum," ucap Wood.
(esn)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
44 menit yang lalu
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
1 jam yang lalu
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
2 jam yang lalu
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
3 jam yang lalu
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
4 jam yang lalu
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved