WikiLeaks Sebut Presiden Interim Brasil Informan Intelijen AS

Sabtu, 14 Mei 2016 - 08:17 WIB
WikiLeaks Sebut Presiden...
WikiLeaks Sebut Presiden Interim Brasil Informan Intelijen AS
A A A
BRASILIA - Situs anti-kerahasiaan WikiLeaks menyebut presiden interim baru Brasil, Michel Temer, adalah seorang informan untuk intelijen Amerika Serikat (AS).

Temer yang merupakan anak imigran Libanon menjadi presiden interim Brasil setelah Presiden Dilma Rousseff dimakzulkan oleh Senat karena dituding terlibat penyelewengan anggaran negara untuk Pemilu 2014.

Menurut situs whistleblowing itu, Temer rutin berkomunikasi dengan Kedutaan Besar AS di Brasil melalui telegram. Konten yang diberikan Temer diklasifikasikan sebagai materi "sensitif" dan "untuk keperluan dinas intelijen.

Dua bocoran dari kabel diplomatik telah diungkap sebagai bukti dari tuduhan WikiLeaks. Dua materi itu tertanggal 11 Januari 2006 dan 21 Juni 2006.

Satu materi menunjukkan dokumen yang dikirim dari Sao Paolo, Brasil dengan penerima Komando AS Selatan di Miami. Di dalam materi itu, Temer membahas situasi politik di Brasil selama presiden Luiz Inácio Lula da Silva menjabat.

Dalam Pemilu Brasil 2006, Lula terpilih kembali menjadi Presiden Brasil. Kala itu, Temer menjadi bagian dari skenario bersama di mana partainya, PMDB, akan memenangkan Pemilu.

Masih menurut bocoran dokumen, Temer saat itu menolak untuk memprediksi hasil Pemilu. Namun, dia mengatakan "apa pun bisa terjadi."

Temer, lanjut bocoran dokumen, mengatakan PMDB akan memilih antara 10 dan 15 gubernur pada tahun itu. Partainya juga memiliki perwakilan dominan di Senat dan DPR. Ini berarti bahwa presiden terpilih harus tunduk pada aturan PMDB.

”Siapa pun yang memenangkan pemilihan presiden harus datang kepada kami untuk melakukan apa pun,” bunyi bocoran dokumen WikiLeaks menirukan pernyataan Temer, yang dikutip dari situs anti-kerahasiaan itu, Sabtu (14/5/2016).
(mas)
Berita Terkait
Presiden Brazil Akhirnya...
Presiden Brazil Akhirnya Ucapkan Selamat pada Biden
5 Tempat yang Tidak...
5 Tempat yang Tidak Boleh Dikunjungi Manusia, Nomor Terakhir Paling Misterius
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Sebut Warga Brazil Berasal...
Sebut Warga Brazil Berasal dari Hutan, Presiden Argentina Minta Maaf
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
1 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
4 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
5 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
6 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
7 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved