Prancis Tangkap 101 Orang Terkait Terorisme
Jum'at, 13 Mei 2016 - 23:14 WIB
Prancis Tangkap 101 Orang Terkait Terorisme
A
A
A
PARIS - Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve mengatakan, lebih dari 100 orang telah ditangkap di negara itu sejak awal 2016 sebagai bagian dari upaya anti terorisme.
Dikatakan oleh Cazeneuve, 101 orang yang mempunyai hubungan langsung dengan jaringan terorisme telah ditangkap pada tahun ini. Otoritas keamanan Prancis juga berhasil menangkal 15 potensi serangan sejak 2013.
"Kami melakukan segalanya untuk melindungi Prancis, namun ancaman masih sangat tinggi," kata Cazeneuve dalam sebuah wawancara dengan grup media Ebra, seperti dikutip Sputnik dari BFM TV, Jumat (13/5/2016)
Selain menangkap 100 orang lebih dan menggagalkan belasan potensi serangan, Cazeneuve juga mengatakan bahwa 17.500 orang telah ditolak masuk ke Prancis dalam enam bulan terakhir.
Awal pekan ini, Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mengumumkan rencana untuk menciptakan pusat-pusat deradikalisasi di setiap wilayah Perancis.
Hari Jumat ini menandai tepat setengah tahun serangan teroris 13 November di Paris yang menewaskan 130 orang dan melukai lebih dari 350. ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan senjata dan bom yang dilakukan di ibukota Perancis itu.
Dikatakan oleh Cazeneuve, 101 orang yang mempunyai hubungan langsung dengan jaringan terorisme telah ditangkap pada tahun ini. Otoritas keamanan Prancis juga berhasil menangkal 15 potensi serangan sejak 2013.
"Kami melakukan segalanya untuk melindungi Prancis, namun ancaman masih sangat tinggi," kata Cazeneuve dalam sebuah wawancara dengan grup media Ebra, seperti dikutip Sputnik dari BFM TV, Jumat (13/5/2016)
Selain menangkap 100 orang lebih dan menggagalkan belasan potensi serangan, Cazeneuve juga mengatakan bahwa 17.500 orang telah ditolak masuk ke Prancis dalam enam bulan terakhir.
Awal pekan ini, Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mengumumkan rencana untuk menciptakan pusat-pusat deradikalisasi di setiap wilayah Perancis.
Hari Jumat ini menandai tepat setengah tahun serangan teroris 13 November di Paris yang menewaskan 130 orang dan melukai lebih dari 350. ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan senjata dan bom yang dilakukan di ibukota Perancis itu.
(ian)