Analisa Mengapa S-500 Rusia Membuat Pentagon Nervous

Kamis, 05 Mei 2016 - 17:43 WIB
Analisa Mengapa S-500...
Analisa Mengapa S-500 Rusia Membuat Pentagon Nervous
A A A
WASHINGTON - Analis pertahanan terkemuka, Dave Majumdar, menjelaskan anlisa mengapa para pejabat PentagonAmerika Serikat (AS)nervous dengan sistem pertahanan rudal mutakhir S-500 Rusia.

Dalam tulisannya di National Interest, Dave Majumdar menyatakan pesawat tempur siluman terbaik di gudang Pentagon tidak akan dapat berbuat apa-apa selama ada S-500 Rusia. Hal itulah, yang menurutnya, membuat Pentagon nervous atau waswas.

Memang, beberapa senjata baru (Rusia)—seperti S-500begitu mampu membuat banyak pejabat pertahanan AS khawatir, bahwa pesawat tempur bahkan siluman seperti F-22, F-35 dan B-2 mungkin memiliki masalah untuk mengatasi mereka (Rusia),” tulis Dave Majumdar.

Para pejabat pertahanan Rusia mengharapkan S-500 untuk masuk ke layanan militer Moskow dalam waktu dekat, tapi tidak ada tanggal tertentu yang telah dipastikan militer Rusia.

Pada bulan April lalu, Wakil Menteri Pertahanan Rusia; Yuri Borisov, mengatakan kepada RIA Novosti, bahwa penyebaran S-500 tidak dijadwalkan untuk tahun ini.


Resimen pertama dari sistem rudal jarak jauh anti-pesawat dan anti-rudal balistik ini akan digunakan membela Moskow dan Rusia tengah.

Menariknya, ada aspek lain yang berkaitan dengan S-500 dan peralatan militer canggih Rusia lainnya yang telah mengejutkan Pentagon.


”Salah satu pejabat industri AS mencatat, sektor industri militer Rusia sangat menderita pasca-runtuhnya Uni Soviet, entah bagaimana Moskow berhasil untuk terus mengembangkan sistem pertahanan udara canggih tanpa banyak degradasi dalam kemampuan,” imbuh Majumdar, yang dilansir Sputniknews, Kamis (5/5/2016).


Sistem pertahanan rudal S-500 Prometey yang juga dikenal sebagai 55R6M Triumfator-M adalah sistem anti anti-pesawat dan sistem rudal anti-balistik mutakhir Rusia saat ini. Sistem S-500 diciptakan untuk menggantikan S-300.


S-500, yang dirancang oleh Almaz Antey, diklaim memiliki jangkauan 600 kilometer (lebih dari 370 mil) dalam tembakannya. Sistem ini secara bersamaan dapat mencegat hingga sepuluh rudal balistik dan hipersonik yang melesat dengan kecepatan 7 kilometer per detik. S-500 Prometey juga mampu menembak target pada ketinggian hingga 200 kilometer (lebih dari 120 mil).
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
23 menit yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
1 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
2 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
3 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
4 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved