PBB: Tuduhan Korut Soal Provokasi AS Tidak Berdasar
Sabtu, 30 April 2016 - 19:51 WIB
PBB: Tuduhan Korut Soal Provokasi AS Tidak Berdasar
A
A
A
SEOUL - PBB menolak tuduhan Korea Utara (Korut) yang menyatakan pasukan Amerika Serikat (AS) melakukan aksi provokasi di sebuah desa perbatasan. Korut menyebut pasukan AS melakukan tindakan menjijikan terhadap pasukan garis depannya.
Pernyatan juru bicara PBB, Christopher Bush, menyatakan PBB telah mempelajari tuduhan yang dilontarkan oleh Korut dan melihatnya sebagai tudingan yang tidak berdasar, seperti dikutip dari laman ABC News, Sabtu (30/4/2016).
Sebelumnya, militer menuding tentara Amerika Serikat (AS) mencoba untuk memprovokasi pasukan garis depan mereka. Pyongyang menuduh AS melakukan tindakan menjijikan dan mendorong tentara Korea Selatan (Korsel) untuk mengarahkan senjatanya ke Korut.
Pernyataan militer Korut memperingatkan tentara AS untuk menghentikan apa yang mereka sebut sebagai "hooliganisme" di desa perbatasan antar Korea, Panmunjom, atau mereka akan bertemu dengan "anjing kematian setiap saat dan di setiap tempat."
"GI yang bersenjata lengkap meminta tentara boneka Korsel untuk melakukan aksi memalukan dengan tujuan memprovokasi militer Korut pada pekan lalu," bunyi pernyataan militer Korut.
(Baca juga: Korut Tuding Tentara AS Lakukan Aksi Provokasi di Perbatasan)
Pernyatan juru bicara PBB, Christopher Bush, menyatakan PBB telah mempelajari tuduhan yang dilontarkan oleh Korut dan melihatnya sebagai tudingan yang tidak berdasar, seperti dikutip dari laman ABC News, Sabtu (30/4/2016).
Sebelumnya, militer menuding tentara Amerika Serikat (AS) mencoba untuk memprovokasi pasukan garis depan mereka. Pyongyang menuduh AS melakukan tindakan menjijikan dan mendorong tentara Korea Selatan (Korsel) untuk mengarahkan senjatanya ke Korut.
Pernyataan militer Korut memperingatkan tentara AS untuk menghentikan apa yang mereka sebut sebagai "hooliganisme" di desa perbatasan antar Korea, Panmunjom, atau mereka akan bertemu dengan "anjing kematian setiap saat dan di setiap tempat."
"GI yang bersenjata lengkap meminta tentara boneka Korsel untuk melakukan aksi memalukan dengan tujuan memprovokasi militer Korut pada pekan lalu," bunyi pernyataan militer Korut.
(Baca juga: Korut Tuding Tentara AS Lakukan Aksi Provokasi di Perbatasan)
(ian)