Kurdi dan Pasukan Pemerintah Suriah Nyatakan Gencatan Senjata
Sabtu, 23 April 2016 - 21:52 WIB
Kurdi dan Pasukan Pemerintah Suriah Nyatakan Gencatan Senjata
A
A
A
DAMASKUS - Pasukan keamanan regional Kurdi dan pasukan pemerintah Suriah mengumumkan gencatan senjata di wilayah timur laut Suriah. Gencatan senjata dilakukan untuk meredakan kekerasan yang telah berlangsung selama tiga hari dan menewaskan lebih dari 26 orang.
Pasukan Asayish Kurdi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perjanjian itu mulai berlaku pada 15:30 (1230 GMT) pada hari Jumat dan seorang saksi mengatakan gencatan senjata terus berlangsung hingga hari ini, Sabtu, seperti dikutip dari Reuters.
Meski begitu, menurut saksi dan Observatorium Suriah untuk HAM, pernyataan itu tidak menyatakan bahwa pasukan Asayish telah ditarik sejak awal gencatan senjata dari setiap wilayah.
Selama pertempuran, pasukan Asayish menguasai sejumlah posisi yang dikuasai pemerintah di kota Qamishli, di provinsi Hasaka, serta penjara utama. Qamishli, dekat perbatasan Turki, sebagian besar dikendalikan oleh pasukan keamanan Kurdi, meskipun pasukan pro-Assad masih memegang beberapa daerah di pusat kota, dan bandara.
Menurut seorang pejabat Kurdi Suriah, pertempuran di Qamishli adalah pertempuran terbesar kedua yang melibatkan kedua belah pihak sejak pecahnya perang sipil Suriah pada 2011 lalu.
Pasukan Asayish Kurdi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa perjanjian itu mulai berlaku pada 15:30 (1230 GMT) pada hari Jumat dan seorang saksi mengatakan gencatan senjata terus berlangsung hingga hari ini, Sabtu, seperti dikutip dari Reuters.
Meski begitu, menurut saksi dan Observatorium Suriah untuk HAM, pernyataan itu tidak menyatakan bahwa pasukan Asayish telah ditarik sejak awal gencatan senjata dari setiap wilayah.
Selama pertempuran, pasukan Asayish menguasai sejumlah posisi yang dikuasai pemerintah di kota Qamishli, di provinsi Hasaka, serta penjara utama. Qamishli, dekat perbatasan Turki, sebagian besar dikendalikan oleh pasukan keamanan Kurdi, meskipun pasukan pro-Assad masih memegang beberapa daerah di pusat kota, dan bandara.
Menurut seorang pejabat Kurdi Suriah, pertempuran di Qamishli adalah pertempuran terbesar kedua yang melibatkan kedua belah pihak sejak pecahnya perang sipil Suriah pada 2011 lalu.
(ian)