Pasukan Filipina Kepung Lokasi 60 Militan Abu Sayyaf

Rabu, 13 April 2016 - 09:01 WIB
Pasukan Filipina Kepung...
Pasukan Filipina Kepung Lokasi 60 Militan Abu Sayyaf
A A A
ZAMBOANGA - Pasukan Filipina mengepung lokasi persembunyian sekitar 60 militan bersenjata Abu Sayyaf di Tipo-Tipo, Basilan. Dalam operasi militer sejak Sabtu lalu, pasukan Filipina telah menewaskan 24 militan bersenjata Abu Sayyaf.


Juru bicara Komando Mindanao Barat, Mayor Filemon Tan Jr., mengatakan, serangan militer terus dijalankan di Basilan. Pasukan yang dikerahkan adalah Pasukan Khusus Angkatan Darat, Rangers dan Light Reaction Company (LRC).

Pasukan-pasukan itu, kata Tan, siap untuk menyerang sisa-sisa militan Abu Sayyaf yang bersembunyi di hutan Tipo-Tipo.”Pasukan kami diposisikan di daerah taktis untuk membatasi ruang manuver dari Abu Sayyaf,” kata Tan, seperti dikutip Philstar, Rabu (13/4/2016).

Dia mengatakan militer Filipina juga telah menempatkan pasukan tambahan pada posisi siaga dan siap untuk dikerahkan bila diperlukan.

Menurutnya, pasukan Filipina terus memburu sekitar 60 militan Abu Sayyaf yang dipimpin oleh Isnilon Hapilon dan Furuji Indama.”Ada operasi yang sangat besar yang terjadi untuk mendapatkan sisa-sisa kelompok Abu Sayyaf ini," kata Tan.

Tan membenarkan bahwa Indama berada dalam kondisi kritis setelah terlibat kontak senjata dengan tentara Filipina. Sebelumnya, Indama sempat dilaporkan tewas bersama 24 militan Abu Sayyaf lainnya, namun militer Filipina mengklarifikasi bahwa Indama masih hidup.


Indama merupakan orang nomor dua di faksi Abu Sayyaf pimpinan Hapilon.

Juru bicara Angkatan Bersenjata Filipina (AFP), Brigadir Jenderal Restituto Padilla, juga menegaskan bahwa Indama masih hidup meski dalam kondisi kritis. Menurutnya, militer Filipina gencar menyerang lokasi persembunyian Abu Sayyaf dengan artileri.

”Tidak ada keterlibatan signifikan di lapangan kemarin, tapi pasukan darat masih di daerah, terus memberikan tembakan artileri," kata Padilla.

Operasi militer Filipina terhadap Abu Sayyaf digencarkan setelah marak penculikan warga asing demi uang tebusan, termasuk 10 warga negara Indonesia (WNI) yang hingga kini belum dibebaskan. Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Lestari Priansari Marsudi, memastikan 10 WNI tidak berada di lokasi kontak senjata antara militer Filipina dan Abu Sayyaf.
(mas)
Berita Terkait
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
3 Alasan Timnas Indonesia...
3 Alasan Timnas Indonesia Tidak Boleh Kalah di Pertandingan Filipina vs Indonesia
Kemlu Selidiki Dua WNI...
Kemlu Selidiki Dua WNI Jadi Buron Kasus Terorisme di Filipina
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia vs Filipina, Bung Kus Sebut Moral Pemain Sudah Oke!
Michael Weiss Beberkan...
Michael Weiss Beberkan 2 Keuntungan Filipina Kalahkan Timnas Indonesia
3 Pemain Filipina yang...
3 Pemain Filipina yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia
Berita Terkini
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
11 menit yang lalu
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
2 jam yang lalu
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
5 jam yang lalu
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
7 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
8 jam yang lalu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
9 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved