Ditolak Gadis, Para Pria Lajang di Turki Demo Minta Tolong Erdogan

Kamis, 07 April 2016 - 17:57 WIB
Ditolak Gadis, Para...
Ditolak Gadis, Para Pria Lajang di Turki Demo Minta Tolong Erdogan
A A A
ANKARA - Para pria lajang di sebuah desa di Uzumlu, wilayah Turki selatan yang terpencil berdemo memprotes sikap para gadis yang menolak lamaran mereka. Uniknya, sebagian dari demonstran kesepian ini meminta tolong pada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Lantaran penolakan lamaran para gadis, tidak ada pernikahan selama sembilan tahun di desa itu.

Para gadis menolak lamaran para pria lajang di desanya, karena menolak menetap di desa dan tertarik pindah ke kota besar untuk mencari pekerjaan yang lebih baik.

Para pria lajang mengatakan bahwa penolakan lamaran oleh para gadis di desa mereak tidak masuk akal. Aksi demo turun ke jalan oleh para pria lajang itu disiarkan situs CNNTurk.com, hari Rabu.

Demonstran membawa spanduk dan mendesak para gadis menerima mereka untuk hidup bersama. Tak hanya para pria lajang, para ibu, nenek dan saudara perempuan para demonstran ikut serta dalam demo.

Mereka kecewa dengan tindakan para gadis yang memilih eksodus dari desa.

Wali Kota setempat, Mustafa Bashbilan, kepada Al Arabiya, mengatakan bahwa ada 25 pria lajang, berusia antara 25 hingga 45, di desa terpencil itu. Namun, selama sembilan tahun terakhir tidak ada pernikahan lantaran para gadis menolak lamaran para pria lajang.

Mustafa mengatakan sebagian besar gadis muda memilih pindah ke kota-kota besar seperti Istanbul, Ankara dan Antalya. Namun, para pria tetap tinggal untuk menggarap lahan pertanian milik keluarga mereka yang diturunkan ke ahli waris selama berabad-abad.

Salah satu spanduk yang diusung demonstran, berisi permintaan tolong kepada Presiden Erdogan. Hal itu merujuk pada seruan Erdogan yang meminta rakyatnya memperbanyak keturunan.

Bulan lalu, dalam pidato memperingati Hari Perempuan Internasional, Erdogan mengatakan bahwa dia percaya seorang wanita adalah Ibu yang di atas segalanya”.

Para pria lajang mengusung plakat selama demo dan mereka berjanji untuk menghamili istri jika lamaran diterima untuk memiliki lima anak.
(mas)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
34 menit yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
1 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
3 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
4 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
4 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved