Korut Sebut Sanksi PBB Ketinggalan Zaman

Senin, 04 April 2016 - 16:58 WIB
Korut Sebut Sanksi PBB...
Korut Sebut Sanksi PBB Ketinggalan Zaman
A A A
PYONGYANG - Juru bicara Komisi Pertahanan Nasional (NDC) Korea Utara (Korut) mengatakan, sanksi terbaru PBB terhadap Pyongyang atas program senjata nuklirnya ketinggalan zaman dan tak ubahnya tindakan bunuh diri. Sanksi itu bisa memicu serangan nuklir ke daratan Amerika Serikat (AS).

Menurut NDC, sanksi yang dijatuhkan terhadap Pyongyang adalah pekerjaan AS dan kekuatan musuh lainnya yang berniat menyerang Korut. AS dinilai tengah menjalankan strategi mengepung musuh, seperti Leningrad pada Perang Dunia II dan Kuba selama krisis rudal pada masa Perang Dingin.

"Blokade Leningrad membuat ketakutan melanda ke dalam hati orang-orang. Dan, krisis Karibia di era Perang Dingin hampir tidak bisa dilakukan dibandingkan situasi saat ini," bunyi pernyataan itu, seperti dikutip dari Asia News Channel, Senin (4/4/2016).

Menurut NCD, alih-alih memperlemah Korut, sanksi tersebut hanya akan memperkuat tekad dan Washington bisa melihat bahwa rekayasa krisis yang dilakukannya memicu serangan nuklir terhadap daratan AS setiap saat sebagai balasan.

Dewan Keamanan PBB telah menjatuhkan sanksi ekonomi terbaru kepada Korut setelah Pyongyang melakukan uji coba nuklir ke empat pada bulan Januari lalu. Uji coba itu kemudian disusul dengan uji coba rudal balistik yang disamarkan sebulan kemudian.
(ian)
Berita Terkait
PBB: Korea Utara Abaikan...
PBB: Korea Utara Abaikan Sanksi Nuklir
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
51 menit yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
2 jam yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
3 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
4 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
4 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
8 jam yang lalu
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved