PBB Minta Amernia dan Azerbaijan Hormati Perjanjian Damai

Minggu, 03 April 2016 - 16:38 WIB
PBB Minta Amernia dan...
PBB Minta Amernia dan Azerbaijan Hormati Perjanjian Damai
A A A
NEW YORK - PBB meminta Armenia dan Azerbaijan, yang sempat terlibat pertempuran pada Jumat lalu, untuk menghormati perjanjian damai diantara keduanya. Perang yang pecah secara singkat itu berpangkal pada masalah wilayah Nagorno-Karabakh.

"Sekretaris Jenderal mendesak semua pihak terkait untuk segera mengakhiri pertempuran, sepenuhnya menghormati perjanjian gencatan senjata dan mengambil langkah-langkah mendesak untuk deescalate situasi," kata PBB dalam sebuah pernyataan, merujuk pada perjanjian damai 1994, seperti dilansir Iran Daily pada Minggu (3/4),

Armenia dan Azerbaijan merupakan dua negara pecahan Uni Soviet yang sudah terlibat konflik selama puluhan tahun di Karabakh, daerah pegunungan yang didominasi etnis Armenia namun merupakan bagian dari Azerbaijan. Wilayah itu telah memisahkan diri pada tahun 1988.

Kemudian pada tahun 1991, Karabakh mendeklarasikan kemerdekaan, diikuti dengan perang berdarah selama tiga tahun. Pada tahun 1994, dengan perantara Rusia, kedua negara mencapai kata sepakat untuk melakukan gencatan senjata, tetapi ketegangan kedua negara belum reda dan eskalasi sesekali pecah hingga saat ini.

Sebelumnya, Duta Besar Azerbaijan untuk Rusia, Polad Bulbuloglu menuturkan negaranya selalu siap untuk menggelar negosiasi damai yang sudah dua dekade tidak menemui hasil. Namun, dirinya juga menyebut jika jalur damai tidak berhasil, maka solusi militer akan menjadi solusi utama untuk menyelesaikan masalah dengan Armenia.a
(esn)
Berita Terkait
Otoritas Keamanan Gagalkan...
Otoritas Keamanan Gagalkan Upaya Pembunuhan PM Armenia
Azerbaijan: Kami Tak...
Azerbaijan: Kami Tak Butuh Tentara Bayaran Dalam Perang Melawan Armenia
Terus Bertambah, Armenia...
Terus Bertambah, Armenia Sebut 105 Tentaranya Tewas dalam Bentrokan dengan Azerbaijan
Azerbaijan: Armenia...
Azerbaijan: Armenia Banyak Merusak, Akibatkan Kerugian Rp713 Triliun
Kenapa 120.000 Warga...
Kenapa 120.000 Warga Armenia di Nagorno-Karabakh Tidak Mau Menjadi Bagian dari Azerbaijan?
Azerbaijan: Jika Ingin...
Azerbaijan: Jika Ingin Gencatan Senjata, Armenia Harus Minta Maaf
Berita Terkini
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
39 menit yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
2 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
3 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
3 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
5 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved