Dituduh Selingkuh dengan 5 Wanita, Bakal Capres AS Marah
Sabtu, 26 Maret 2016 - 08:21 WIB
Dituduh Selingkuh dengan 5 Wanita, Bakal Capres AS Marah
A
A
A
WISCONSIN - Bakal calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Ted Cruz, marah setelah dituduh berselingkuh dengan lima wanita. Cruz menuding isu perselingkuhan itu diembuskan rivalnya, Donlad Trump.
Laporan Cruz berselingkuh dengan lima wanita itu muncul dalam pemberitaan National Enquirer. Cruz dengan emosi mengatakan bahwa berita di media itu sebagai “berita sampah” dan menganggap media tersebut sebagai “antek” Donald Trump.
”Sampah ini tidak termasuk dalam politik,” kata Cruz kepada wartawan saat berkampanye di Wisconsin hari Jumat, seperti dikutip Reuters, Sabtu (26/3/2016).
Dua dari lima perempuan yang diberitakan berselingkuh dengan Cruz telah membantahnya.
”Cerita National Enquirer ini adalah sampah. Hal ini kebohongan lengkap. Ini adalah tabloid fitnah. Dan fitnah itu datang dari Donald Trump dan kaki tangannya,” ujar Cruz.
”Anda tahu, Donald gemar memberi julukan pada orang, dengan pola ini, dia tidak perlu heran melihat orang memanggilnya 'Sleazy Donald' karena itu adalah benteng pertama dan terakhir untuk beralih ke pekerjaan buruk,” imbuh Cruz.
Laporan media itu muncul sehari setelah Cruz menolak untuk mengatakan apakah dia akan mendukung Trump jika miliarder AS itu memenangkan bursa capres di Partai Republik.
”Saya akan mengatakan ini, saya tidak membuat kebiasaan mendukung orang yang menyerang saya, istri dan keluarga saya,” katanya.”Trump tidak akan menjadi capres dari Partai Republik.”
Laporan Cruz berselingkuh dengan lima wanita itu muncul dalam pemberitaan National Enquirer. Cruz dengan emosi mengatakan bahwa berita di media itu sebagai “berita sampah” dan menganggap media tersebut sebagai “antek” Donald Trump.
”Sampah ini tidak termasuk dalam politik,” kata Cruz kepada wartawan saat berkampanye di Wisconsin hari Jumat, seperti dikutip Reuters, Sabtu (26/3/2016).
Dua dari lima perempuan yang diberitakan berselingkuh dengan Cruz telah membantahnya.
”Cerita National Enquirer ini adalah sampah. Hal ini kebohongan lengkap. Ini adalah tabloid fitnah. Dan fitnah itu datang dari Donald Trump dan kaki tangannya,” ujar Cruz.
”Anda tahu, Donald gemar memberi julukan pada orang, dengan pola ini, dia tidak perlu heran melihat orang memanggilnya 'Sleazy Donald' karena itu adalah benteng pertama dan terakhir untuk beralih ke pekerjaan buruk,” imbuh Cruz.
Laporan media itu muncul sehari setelah Cruz menolak untuk mengatakan apakah dia akan mendukung Trump jika miliarder AS itu memenangkan bursa capres di Partai Republik.
”Saya akan mengatakan ini, saya tidak membuat kebiasaan mendukung orang yang menyerang saya, istri dan keluarga saya,” katanya.”Trump tidak akan menjadi capres dari Partai Republik.”
(mas)