Trump Buka Kemungkinan Gunakan Nuklir untuk Perangi ISIS
Jum'at, 25 Maret 2016 - 16:01 WIB
Trump Buka Kemungkinan Gunakan Nuklir untuk Perangi ISIS
A
A
A
WASHINGTON - Kandidat calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, tidak mengesampingkan kemungkinan menggunakan senjata nuklir dalam memerangi ISIS, menyusul serangan teroris di Brussels yang menewaskan 31 orang.
"Saya tidak akan mengesampingkan apa pun. Saya tidak ingin mengatakannya. Bahkan, jika saya bisa mengatakannya, tetapi saya tidak akan mengatakannya kepada Anda, karena saya ingin mereka berpikir kita akan menggunakannya," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (25/3/2016).
Menurut Trump, ia tidak ingin mengungkapkan rencananya dengan gamblang karena ditonton oleh 'musuh'. Ia ingin membuat 'musuh' tidak mengetahui langkah yang akan diambilnya.
"Kita perlu membuat mereka bertanya-tanya. Kami tidak tahu siapa orang-orang ini. Faktanya adalah, kita perlu membuat mereka bertanya-tanya dan ketika Anda bertanya seperti itu, itu hal yang sangat sedih untuk dijawab," katanya.
"'Musuh' sedang menonton dan saya memiliki kesempatan yang sangat baik untuk menang dan terus terang saya tidak ingin musuh tahu bagaimana aku berpikir. Tapi dengan begitu, saya katakan, saya tidak mengesampingkan apapun," tegasnya.
"Saya tidak akan mengesampingkan apa pun. Saya tidak ingin mengatakannya. Bahkan, jika saya bisa mengatakannya, tetapi saya tidak akan mengatakannya kepada Anda, karena saya ingin mereka berpikir kita akan menggunakannya," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (25/3/2016).
Menurut Trump, ia tidak ingin mengungkapkan rencananya dengan gamblang karena ditonton oleh 'musuh'. Ia ingin membuat 'musuh' tidak mengetahui langkah yang akan diambilnya.
"Kita perlu membuat mereka bertanya-tanya. Kami tidak tahu siapa orang-orang ini. Faktanya adalah, kita perlu membuat mereka bertanya-tanya dan ketika Anda bertanya seperti itu, itu hal yang sangat sedih untuk dijawab," katanya.
"'Musuh' sedang menonton dan saya memiliki kesempatan yang sangat baik untuk menang dan terus terang saya tidak ingin musuh tahu bagaimana aku berpikir. Tapi dengan begitu, saya katakan, saya tidak mengesampingkan apapun," tegasnya.
(ian)