Presiden Hollande Minta Abdeslam Diekstradisi ke Prancis

Sabtu, 19 Maret 2016 - 08:32 WIB
Presiden Hollande Minta...
Presiden Hollande Minta Abdeslam Diekstradisi ke Prancis
A A A
BRUSSELS - Presiden Prancis, Francois Hollande, minta Pemerintah Belgia agar segera mengekstradisi Salah Abdeslam, buron utama serangan teror Paris yang ditangkap polisi anti-teror Belgia hari Jumat.

Hollande ingin agar Abdeslam diseret ke pengadilan Prancis atas keterlibatannya dalam rentetan serangan teror di Paris yang menewaskan sekitar 130 orang pada 13 November 2015 lalu. Selain Abdeslam, lima kompolotannya juga ikut ditangkap.

Abdeslam ditembak dan ditangkap hidup-hidup kemarin ketika tempat persembunyiannya di Molenbeek, Brussles, digerebek. Dia sudah jadi buron utama Eropa sejak empat bulan lalu.

(Baca: Ditembak, Pentolan Teroris Paris dan 5 Komplotannya Ditangkap)

Lima komplotan Abdeslam yang ikut ditangkap di antaranya, Munir Ahmed al-Hadj dan Soufyane Kayal. Mereka dituduh ikut terlibat dalam rentetan serangan teror di Paris. Tiga orang lainnya merupakan anggota keluarga Abdeslam.

Hollande ingin ekstradisi Abdeslam dilakukan secepat mungkin. ”Salah Abdeslam (SA) terlibat langsung dalam penyusunan organisasi dan tindakan serangan, saya memiliki pemikiran khusus untuk para korban serangan pada 13 November di Paris, karena SA terhubung langsung dalam persiapan, organisasi dan tindakan serangan,” kata Hollande.

Saya juga memikirkan keluarga yang telah melihat ke depan untuk penangkapan ini, apakah dari jarak dekat atau jarak jauh, yang terhubung pada kekejian itu,” lanjut Hollande, seperti dikutip Reuters, Sabtu (19/3/2016).

Perdana Menteri Belgia, Charles Michel, yang melakukan konferensi pers bersama Presiden Hollande, menguumkan penangkapan hidup-hidup Abdeslam. ”Ini adalah hasil yang penting dalam pertempuran untuk demokrasi,” kata Michel, pada hari Jumat.

Menurutnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, teleh meneleponnya untuk mengucapkan selamat kepada pemimpin Belgia dan Prancis atas penangkapan Abdeslam.
(mas)
Berita Terkait
Rencanakan Pengeboman...
Rencanakan Pengeboman di Paris, Diplomat Iran Dibui 20 Tahun
Tersangka Utama Serangan...
Tersangka Utama Serangan Teror Paris Sebut Dirinya Tentara ISIS
Teror Kepala Babi Gegerkan...
Teror Kepala Babi Gegerkan 6 Masjid di Penjuru Paris
Petani Belgia Geser...
Petani Belgia Geser Perbatasan Prancis Hingga Jadi Lebih Kecil
Hasil Euro 2024: Menang...
Hasil Euro 2024: Menang Tipis atas Belgia, Prancis ke Perempat Final
Setelah Rusia, Prancis...
Setelah Rusia, Prancis Jadi Target Teror ISIS-Khorasan
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
41 menit yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
1 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
2 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
3 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
4 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved