Saudi Akan Investigasi Serangan Maut di Pasar Yaman
Rabu, 16 Maret 2016 - 21:29 WIB
Saudi Akan Investigasi Serangan Maut di Pasar Yaman
A
A
A
RIYADH - Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan akan melakukan investigasi atas dugaan serangan mematikan di sebuah pasar di Yaman. Serangan ini dilaporkan menewaskan 41 orang.
Juru bicara koalisi militer Saudi, Brigadir Mohammed Assiri mengatakan, mereka akan meluncurkan penyelidikan atas serangan di pasar itu. Ia juga mengatakan, korban bisa saja disebabkan oleh serangan lain, seperti dikutip dari Midle East Eye, Rabu (16/3/2016).
Diwartakan sebelumnya, pesawat-pesawat jet tempur koalisi Teluk yang dipimpin Arab Saudi, menyerang sebuah pasar yang ramai di Yaman. Sebanyak 41 warga sipil tewas dan 75 lainnya terluka.
Serangan udara itu berlangsung di wilayah barat laut Provinsi Haja, wilayah yang dikendalikan oleh pemberontak Houthi. Setidaknya tiga serangan menghantam sebuah pasar di Distrik Mustaba. Kelompok Médecins Sans Frontières (MSF) mengatakan, rumah sakit yang mereka kelola telah menerima jenazah 41 warga sipil korban serangan udara.
Koalisi yang dipimpin Saudi melakukan serangan di Yaman sejak tahun lalu atas permintaan Presiden Yaman, Abd Rabbo Mansour Hadi. Presiden Hadi minta bantuan Saudi dan koalisinya setelah nyaris digulingkann pemberontak Houthi yang merupakan sekutu presiden sebelumnya, Abdullah Saleh.
Juru bicara koalisi militer Saudi, Brigadir Mohammed Assiri mengatakan, mereka akan meluncurkan penyelidikan atas serangan di pasar itu. Ia juga mengatakan, korban bisa saja disebabkan oleh serangan lain, seperti dikutip dari Midle East Eye, Rabu (16/3/2016).
Diwartakan sebelumnya, pesawat-pesawat jet tempur koalisi Teluk yang dipimpin Arab Saudi, menyerang sebuah pasar yang ramai di Yaman. Sebanyak 41 warga sipil tewas dan 75 lainnya terluka.
Serangan udara itu berlangsung di wilayah barat laut Provinsi Haja, wilayah yang dikendalikan oleh pemberontak Houthi. Setidaknya tiga serangan menghantam sebuah pasar di Distrik Mustaba. Kelompok Médecins Sans Frontières (MSF) mengatakan, rumah sakit yang mereka kelola telah menerima jenazah 41 warga sipil korban serangan udara.
Koalisi yang dipimpin Saudi melakukan serangan di Yaman sejak tahun lalu atas permintaan Presiden Yaman, Abd Rabbo Mansour Hadi. Presiden Hadi minta bantuan Saudi dan koalisinya setelah nyaris digulingkann pemberontak Houthi yang merupakan sekutu presiden sebelumnya, Abdullah Saleh.
(ian)