Teroris Paris Masuk Daftar Nama Anggota ISIS yang Bocor
Sabtu, 12 Maret 2016 - 19:15 WIB
Teroris Paris Masuk Daftar Nama Anggota ISIS yang Bocor
A
A
A
BERLIN - Tiga pelaku aksi teror di Paris yang menyerang gedung teater Bataclan pada November silam masuk dalam daftar nama anggota ISIS yang bocor ke media dan intelijen Jerman belum lama ini.
Di antara ribuan kertas daftar nama anggota ISIS terdapat nama Samy Amimour, Foued Mohamed-Aggad dan Omar Ismail Mostefai, seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu (12/3/2016).
Saat Teror Paris, ketiga orang tersebut melakukan aksi brutal di gedung teater Bataclan.
Mereka melepaskan tembakan membabi buta dan meledakkan diri di tengah konser band rock Eagles of Death Metal. Akibatnya, 90 orang tewas dalam kejadian tersebut
Laporan media Jerman juga menyatakan jika sejumlah dokumen langsung merujuk pada Abdelhamid Abaaoud, otak aksi teror di Paris yang merekrut teman-teman lamanya untuk membantu melakukan serangan.
Dokumen tersebut juga menunjukkan Foued Mohamed-Aggad tiba di wilayah ISIS pada tanggal 18 Desember 2013. Ia tiba bersama rombongan ekstrimis Perancis dalam jumlah luar biasa besar, termasuk 14 pria dan keluarga mereka.
Sebelumnya, dokumen berisi 22.000 ribu nama anggota ISIS bocor ke tangan media Sky News dan penyidik Jerman. Dokumen rahasia itu dibocorkan oleh anggota ISIS yang merasa kecewa.
Di antara ribuan kertas daftar nama anggota ISIS terdapat nama Samy Amimour, Foued Mohamed-Aggad dan Omar Ismail Mostefai, seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu (12/3/2016).
Saat Teror Paris, ketiga orang tersebut melakukan aksi brutal di gedung teater Bataclan.
Mereka melepaskan tembakan membabi buta dan meledakkan diri di tengah konser band rock Eagles of Death Metal. Akibatnya, 90 orang tewas dalam kejadian tersebut
Laporan media Jerman juga menyatakan jika sejumlah dokumen langsung merujuk pada Abdelhamid Abaaoud, otak aksi teror di Paris yang merekrut teman-teman lamanya untuk membantu melakukan serangan.
Dokumen tersebut juga menunjukkan Foued Mohamed-Aggad tiba di wilayah ISIS pada tanggal 18 Desember 2013. Ia tiba bersama rombongan ekstrimis Perancis dalam jumlah luar biasa besar, termasuk 14 pria dan keluarga mereka.
Sebelumnya, dokumen berisi 22.000 ribu nama anggota ISIS bocor ke tangan media Sky News dan penyidik Jerman. Dokumen rahasia itu dibocorkan oleh anggota ISIS yang merasa kecewa.
(esn)