Israel: Iran Telah Langgar Resolusi DK PBB
Sabtu, 12 Maret 2016 - 18:12 WIB
Israel: Iran Telah Langgar Resolusi DK PBB
A
A
A
NEW YORK - Israel menilai uji coba rudal yang dilakukan oleh Iran adalah pelanggaran berat terhadap resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB, yang merupakan penguatan dari kesepakatan nuklir antara Iran dengan enam kekuatan dunia.
Dalam sebuah surat yang ditujukan untuk DK PBB, Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon menegaskan, bahwa apa yang dilakukan Iran adalah bentuk provokasi, dan uji coba rudal ini menunjukan bahwa Iran tidak pernah peduli pada resolusi DK PBB.
"Uji tembak rudal balistik merupakan pelanggaran berat terhadap Resolusi DK PBB no 2231, yang mengesahkan kesepakatan nuklir antara Iran dan dengan enam negara kekuatan dunia," bunyi surat Danon, seperti dilansir Times of Israel pada Sabtu (12/3).
"Iran terus mengabaikan kewajibannya untuk mematahui resolusi PBB. Provokasi terbaru ini membuat jelas bahwa 'senyum kampanye' dari rezim saat ini tidak lebih dari tabir asap untuk menyamarkan maksud sebenarnya dari rezim Ayatollah," sambungnya, merujuk pada pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Sebelumnya, sekutu dengan Israel, yakni Amerika Serikat (AS) telah meninta diadakannya pertemuan darurat kepada DK PBB untuk membahas uji coba rudal tersebut. AS menilai uji coba tersebut adalah tindakan provokatif, dan berbahaya.
Dalam sebuah surat yang ditujukan untuk DK PBB, Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon menegaskan, bahwa apa yang dilakukan Iran adalah bentuk provokasi, dan uji coba rudal ini menunjukan bahwa Iran tidak pernah peduli pada resolusi DK PBB.
"Uji tembak rudal balistik merupakan pelanggaran berat terhadap Resolusi DK PBB no 2231, yang mengesahkan kesepakatan nuklir antara Iran dan dengan enam negara kekuatan dunia," bunyi surat Danon, seperti dilansir Times of Israel pada Sabtu (12/3).
"Iran terus mengabaikan kewajibannya untuk mematahui resolusi PBB. Provokasi terbaru ini membuat jelas bahwa 'senyum kampanye' dari rezim saat ini tidak lebih dari tabir asap untuk menyamarkan maksud sebenarnya dari rezim Ayatollah," sambungnya, merujuk pada pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Sebelumnya, sekutu dengan Israel, yakni Amerika Serikat (AS) telah meninta diadakannya pertemuan darurat kepada DK PBB untuk membahas uji coba rudal tersebut. AS menilai uji coba tersebut adalah tindakan provokatif, dan berbahaya.
(esn)