Militan ISIS Perkosa Gadis 8 Tahun, Korban Hanya Bisa Menjerit

Rabu, 09 Maret 2016 - 16:45 WIB
Militan ISIS Perkosa...
Militan ISIS Perkosa Gadis 8 Tahun, Korban Hanya Bisa Menjerit
A A A
MOSUL - Militan ISIS memperkosa gadis cilik yang berusia delapan tahun di sebuah gedung aula di Mosul yang penuh dengan tawanan. Gadis cilik itu tak bisa berbuat apa-apa selain menjerit.

Gadis kecil itu diperkosa militan Islamic State Iraq and Syria (ISIS) setelah dia bersama puluhan perempuan lain diculik dari Kota Mosul, Irak utara, hampir dua tahun lalu.

Para perempuan yang diculik tersebut dibawa ke kamar samping, di mana mereka juga diperkosa berulang kali, sementara wanita luar kamar jugadipaksa mendengarkan jeritan mereka.


Kekejaman ISIS terhadap gadis cilik dan para wanita Mosul itu terungkap dalam laporan penelitian kelompok think tank Quilliam Foundation yang berjudul “The Children of Islamic State”. Laporan disusun dari pengakuan para sandera yang meloloskan diri.

Laporan itu menceritakan dua tawanan perempuan melarikan diri dari penyanderaan ISIS. Mereka sebelumnya dipindah dari lokasi penyanderaan di Mosul ke gedung sekolah di Tal Afar, yang berjarak sekitar 50 mil.

Di gedung sekolah itu terdapat sekitar 100 anak di dalamnya.

Korban lainnya, masih menurut laporan itu, adalah seorang wanita tua yang dibawa dari gedung sekolah dalam kondisi menyedihkan.

Ada juga wanita lain yang dijual sebagai budak seks untuk seorang militan ISIS mengungkapkan bagaimanan dia dipaksa penculiknya menonton seorang gadis berusia 13 tahun yang dibeli militan ISIS.

“Saya dimanfaatkan untuk mendengar banyak teriakan dari gadis lain di sebuah rumah, Tuhan yang tahu apa yang orang itu lakukan padanya. Dia terlalu muda untuk memahaminya dan mungkin sangat takut,” kata wanita yang di dalam laporan itu identitasnya dilindungi.

Mihemma Xelil, Wali Kota Shingal, sebuah kota yang di dalamnya ada salah satu desa etnis Yazidi yang diserang ISIS meyakini gadis-gadis Yazidi dipindahkan di luar Irak.

Pada saat ini kami tidak tahu bagaimana gadis-gadis ini dipindahkan di luar Irak atau Suriah, tetapi kami percaya mereka (ISIS) bisa menyelundupkan mereka (gadis-gadis Yazidi) keluar dari jalur darat,” katanya, seperti dikutip Daily Mail, Selasa malam (8/3/2016).

Banyak perempuan yang diculik masih memiliki akses ke ponsel mereka dan berbicara dengan keluarga mereka dan meminta uang tebusan yang harus dibayar untuk pembebasan mereka,” lanjut Xelil.
(mas)
Berita Terkait
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
ISIS Masih Kuat, NATO...
ISIS Masih Kuat, NATO akan Kirim 3.500 Pasukan Tambahan ke Irak
Warga Irak Sambut Paus...
Warga Irak Sambut Paus Fransiskus di Bekas Pertahanan ISIS
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
Berita Terkini
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
10 menit yang lalu
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
58 menit yang lalu
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
1 jam yang lalu
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
1 jam yang lalu
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
11 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
12 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved