Menang di Michigan dan Mississippi, Trump Kian Tak Terkejar
Rabu, 09 Maret 2016 - 14:04 WIB
Menang di Michigan dan Mississippi, Trump Kian Tak Terkejar
A
A
A
WASHINGTON - Laju Donald Trump dalam pemilihan calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari partai Republik makin hari makin kencang. Dirinya kembali berhasil memenangkan pemilihan pendahuluan, baik itu melalui cara kaukus ataupun primari.
Setelah menang di Super Tuesday, dimana dirinya menang di tujuh dari 12 negara bagian, kali ini Trump kembali menang di Mississippi dan juga Michigan. "Terima kasih Mississippi," tulis Trump di akun Twitternya paska dirinya dipastikan menang di negara bagian tersebut.
Melansir Middle East Monitor pada Rabu (9/3), sejauh ini Trump berhasil memenangkan 14 pemilihan, dari total 22 pemilihan yang sudah digelar. Ini berarti Trump berhasil memenangkan lebih dari separuh pemilihan yang ada di sisi partai Republik.
Namun, walaupun Trump berhasil menang di mayoritas pemilihan, keputusan siapa yang akan maju menjadi capres AS tetap berada di tangan konvensi partai yang akan berlangsung Juni mendatang. Tapi, jika menilik ke belakang, pemenang dalam pemilihan pendahuluan sudah pasti menjadi capres AS, karena pemilihan pendahuluan adalah tolak ukur bagi partai untuk menunjuk capres mereka.
Sementara itu, di sisi partai Demokrat, pemandangan hampir serupa juga terlihat. Hillary Clinton sejauh ini berhasil memenangkan 12 dari 21 pemilihan yang sudah digelar. Sama halnya dengan Trump, kemenangan terakhir Hillary juga didapat di Mississippi.
Pemilihan umum di AS sendiri rencananya akan digelar pada November mendatang, yang akan disusul oleh pemilihan elektoral satu bulan kemudian. Pemilihan elektoral adalah pemilihan yang dilakukan oleh anggota Senat dan Kongres.
Pemilihan elektoral terkadang lebih menentukan siapa yang akan menjadi Presiden AS selanjutnya dibanding dengan pemilihan umum biasa, atau yang disebut di AS sebagai popular vote.
Setelah menang di Super Tuesday, dimana dirinya menang di tujuh dari 12 negara bagian, kali ini Trump kembali menang di Mississippi dan juga Michigan. "Terima kasih Mississippi," tulis Trump di akun Twitternya paska dirinya dipastikan menang di negara bagian tersebut.
Melansir Middle East Monitor pada Rabu (9/3), sejauh ini Trump berhasil memenangkan 14 pemilihan, dari total 22 pemilihan yang sudah digelar. Ini berarti Trump berhasil memenangkan lebih dari separuh pemilihan yang ada di sisi partai Republik.
Namun, walaupun Trump berhasil menang di mayoritas pemilihan, keputusan siapa yang akan maju menjadi capres AS tetap berada di tangan konvensi partai yang akan berlangsung Juni mendatang. Tapi, jika menilik ke belakang, pemenang dalam pemilihan pendahuluan sudah pasti menjadi capres AS, karena pemilihan pendahuluan adalah tolak ukur bagi partai untuk menunjuk capres mereka.
Sementara itu, di sisi partai Demokrat, pemandangan hampir serupa juga terlihat. Hillary Clinton sejauh ini berhasil memenangkan 12 dari 21 pemilihan yang sudah digelar. Sama halnya dengan Trump, kemenangan terakhir Hillary juga didapat di Mississippi.
Pemilihan umum di AS sendiri rencananya akan digelar pada November mendatang, yang akan disusul oleh pemilihan elektoral satu bulan kemudian. Pemilihan elektoral adalah pemilihan yang dilakukan oleh anggota Senat dan Kongres.
Pemilihan elektoral terkadang lebih menentukan siapa yang akan menjadi Presiden AS selanjutnya dibanding dengan pemilihan umum biasa, atau yang disebut di AS sebagai popular vote.
(esn)