Mengenang Nancy Reagan, dari Hollywood ke Gedung Putih

Senin, 07 Maret 2016 - 09:18 WIB
Mengenang Nancy Reagan,...
Mengenang Nancy Reagan, dari Hollywood ke Gedung Putih
A A A
WASHINGTON - Publik Amerika Serikat (AS) berduka atas meninggalnya Nancy Davis Reagan istri mantan Presiden Ronald Reagan, pada hari Minggu waktu AS. Nancy yang meninggal di usia 94 tahun dikenang sebagai bintang film Hollywood yang menghuni Gedung Putih sebagai Ibu Negara AS.

Mantan Kepala Staf Presiden Reagan, Don Regan yang meninggal tahun 2003 menyebut Nancy sebagai birokrat cerdik. Don dipecat setelah berkonflik dengan Nancy kala itu.

(Baca: Mantan Ibu Negara AS Tutup Usia)

Nancy terlahir dengan nama Anne Frances Robbins pada 6 Juli 1921. Perjalanan hidupnya menjadi “Nyonya” penguasa Gedung Putih tak lepas dari kiprahnya di industri film Hollywood. Dia bertemu dengan Ronald Reagan di Hollywood dan selanjutnya mereka menikah pada 4 Maret 1952.

Nancy menyandang gelar sebagai Ibu Negara AS ketika Ronald Reagan menjabat sebagai Presiden AS periode 20 Januari 1981 – 20 Januari 1989.

Sejak ditinggal Presiden Reagan, Nancy sempat mencemaskan masalah warisan mendiang suaminya itu. Laporan itu menjadi hal yang dianggap memalukan bagi mantan Ibu Negara AS.

Namun, sejarawan di Perpusatakaan Nasional Ibu Negara, Carl Anthony, ada paradoks Nancy.”Dia adalah salah satu 'First Lady' yang paling kuat di era pasca-Perang Dunia II,” katanya.


Anthony menggambarkan dirinya sebagai kekuatan pelindung tunggal dan terbesar di lingkungan Ronald Reagan. “Tidak hanya saat ia naik ke kursi kepresidenan, tetapi di seluruh kepresidenannya,” ujarnya menjelaskan pengaruh mantan bintang Hollywood itu dalam kehidupan Presiden Reagan.

Ada dualitas unik untuk warisannya; Dia secara bersamaan seroang tradisionalis dan maverick," kata Anthony. "Dia percaya bahwa fungsi utama dalam hidup adalah pengabdian untuk suaminya.”


Mantan Ibu Negara AS itu meninggal karena gagal jantung kongestif. Meski dicintai oleh suaminya, Nancy tidak selalu begitu dicintai oleh stafnya Gedung Putih di tahun-tahun awal kepresidenan Ronald Reagen.

Beberapa orang menyebutnya sebagai 'direktur personalia' karena dia selalu memiliki pengaruh pada orang-orang yang melayani suaminya," kata Myra Gutin, seorang sejarawan dan profesor komunikasi di Rider University di Lawrenceville, seperti dikutip USA Today, Senin (7/3/2016).
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
14 menit yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
3 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
4 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
5 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
6 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
7 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved