Terkait Kasus Aylan Kurdi, 2 Penyelundup Pengungsi Divonis 4 Tahun
Jum'at, 04 Maret 2016 - 21:24 WIB
Terkait Kasus Aylan Kurdi, 2 Penyelundup Pengungsi Divonis 4 Tahun
A
A
A
ANKARA - Pengadilan Turki menjatuhkan vonis 4 tahun penjara kepada dua warga Suriah. Keduanya dijatuhi hukuman terkait kasus kematian bocah pengungsi Aylan Kurdi yang tewas di lepas pantai Turki, tahun lalu.
Muwafaka Alabash dan Asem Alfrhad adalah pelaku penyelundupan pengungsi ke Eropa. Mereka dihukum atas tuduhan penyelundupan manusia. Namun, pihak pengadilan membebaskan keduanya dari tuduhan penyebab kematian karena kelalaian yang disengaja, seperti dikutip dari IB Times, Jumat (4/3/2016).
Sebelumnya, keduanya terancam hukuman penjara 35 tahun. Mereka mengaku tidak bersalah di hadapan hakim Pengadilan Bodrum, kota dimana jenazah bocah tiga tahun tersebut ditemukan. Putusan ini terjadi hanya beberapa hari jelang pertemuan puncak antara Turki dan Uni Eropa di Brussels untuk membahas krisis imigran.
Foto jenazah Aylan Kurdi dengan posisi telungkup di pantai Turki pada September 2015 menjadi viral dan menggugah nurani dunia internasional. Dunia internasional pun mulai memberikan perhatian pada krisis pengungsi.
Aylan meninggal bersama ibunya, dan saudaranya yang berusia lima tahun, Galib, saat perahu yang mereka tumpangi untuk menyeberang dari Turki ke Yunani terbalik. Sedangkan ayah Aylan, Abdullah, berhasil selamat dalam peristiwa tragis tersebut.
Muwafaka Alabash dan Asem Alfrhad adalah pelaku penyelundupan pengungsi ke Eropa. Mereka dihukum atas tuduhan penyelundupan manusia. Namun, pihak pengadilan membebaskan keduanya dari tuduhan penyebab kematian karena kelalaian yang disengaja, seperti dikutip dari IB Times, Jumat (4/3/2016).
Sebelumnya, keduanya terancam hukuman penjara 35 tahun. Mereka mengaku tidak bersalah di hadapan hakim Pengadilan Bodrum, kota dimana jenazah bocah tiga tahun tersebut ditemukan. Putusan ini terjadi hanya beberapa hari jelang pertemuan puncak antara Turki dan Uni Eropa di Brussels untuk membahas krisis imigran.
Foto jenazah Aylan Kurdi dengan posisi telungkup di pantai Turki pada September 2015 menjadi viral dan menggugah nurani dunia internasional. Dunia internasional pun mulai memberikan perhatian pada krisis pengungsi.
Aylan meninggal bersama ibunya, dan saudaranya yang berusia lima tahun, Galib, saat perahu yang mereka tumpangi untuk menyeberang dari Turki ke Yunani terbalik. Sedangkan ayah Aylan, Abdullah, berhasil selamat dalam peristiwa tragis tersebut.
(ian)