Presiden Korsel Bilang Nuklir Tak Bisa Pertahankan Rezim Kim Jong-un

Selasa, 01 Maret 2016 - 15:52 WIB
Presiden Korsel Bilang...
Presiden Korsel Bilang Nuklir Tak Bisa Pertahankan Rezim Kim Jong-un
A A A
SEOUL - Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-hye, pada Selasa (1/3/2016) mengatakan, Korea Utara (Korut) harus membayar mahal atas uji coba senjata nuklir dan roket terbarunya. Dia mengatakan, rezim Kim Jong-un tidak bisa bertahan dengan senjata nuklir.

Pernyataan Presiden Park itu disampaikan dalam pidato yang disiarkan televisi untuk memperingati hari perjuangan rakyat Korea melawan penjajahan Jepang.

Menurut Park, kegagalan untuk menanggapi provokasi sembrono Korut hanya akan menghasilkan tes senjata nuklir lebih lanjut dari Pyongyang.



Jika kita meninggalkan mereka sendirian, mereka akan terus,” katanya, yang mengaku sudah secara signifikan bersikap melawan Pyongyang setelah uji coba senjata nuklir keempat pada 6 Januari 2016.

Korea Utara harus memahami dengan jelas, bahwa mereka tidak bisa lagi mempertahankan rezim mereka melalui senjata nuklir,” ucap Presiden Park.


Komentar Park muncul di saat Dewan Keamanan PBB mempersipkan diri untuk voting guna menjatuhkan sanksi ekonomi yang lebih keras terhadap Korut. Rancangan itu disusun Amerika Serikat (AS) dan didukung oleh China.

Park, seperti dikutip AFP, membenarkan bahwa rancangan sanksi untuk Korut telah mendapatkan persetujuan dari China yang sejatinya merupakan sekutu utama Pyongyang. Menurutnya, sanksi itu untuk memastikan bahwa Korut “membayar mahal” atas penolakannya menghentikan program senjata nuklir.

Pemerintah saya akan meninggalkan pintu untuk dialog terbuka, sampai Korea Utara menunjukkan bahwa mereka bersedia untuk berubah, untuk mengejar denuklirisasi, kami dan masyarakat internasional akan terus menekan Korea Utara,” katanya.

Bola sekarang ada di pengadilan Korea Utara,” imbuh Presiden Park. Korut sendiri belum merespons soal ancaman sanksi keras dari DK PBB.

Tapi, Korut berulang ali menegaskan bahwa Korsel dan AS terus melakukan provokasi dengan melakukan latihan militer yang mensimulasikan invasi terhadap Korut.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Utara Sebut Presiden...
Korea Utara Sebut Presiden Korea Selatan Picu Perang Nuklir
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Korea Selatan Desak...
Korea Selatan Desak China Bantu 'Jinakkan' Korea Utara
Korea Selatan: China-Rusia...
Korea Selatan: China-Rusia Kunci Denuklirisasi Korea Utara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
4 menit yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
47 menit yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
56 menit yang lalu
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
1 jam yang lalu
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
2 jam yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
2 jam yang lalu
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved