Al-Qaeda Suriah Serukan Pemberontak Tolak Gencatan Senjata
Sabtu, 27 Februari 2016 - 15:42 WIB
Al-Qaeda Suriah Serukan Pemberontak Tolak Gencatan Senjata
A
A
A
DAMASKUS - Pemimpin cabang Al-Qaeda Suriah, Front al-Nusra, mendesak kelompok pemberontak Suriah untuk menolak gencatan senjata. Desakan ini muncul hanya beberapa jam jelang pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata yang dimulai pada tanggal 27 Februari pukul 00.00 waktu Suriah.
Pemimpin al-Nusra, Abu Mohammad al-Jolani memperingatkan bahwa pengentian permusuhan adalah "trik" Barat untuk mendorong Suriah kembali di bawah ibu jari rezim yang menindas seperti dikutip dari laman Independent, Sabtu (27/2/2016).
Seruan dari Jolani adalah tantangan bagi pihak-pihak yang berusaha untuk mengakhiri konflik yang telah menewaskan 470 ribu jiwa dan memaksa 12 juta orang meninggalkan rumah mereka.
Front al-Nusra adalah salah satu kekuatan paling kuat dalam pertempuran di Suriah. Mereka terus mengintensifkan serangan mereka terhadap Presiden Bashar al-Assad dan sekutu-kutunya.
Front al-Nusra bersama ISIS menjadi kelompok yang dikecualikan dalam kesepakatan gencatan senjata. Artinya, mereka akan tetap digempur oleh Amerika Serikat (AS) ataupun Rusia.
Pemimpin al-Nusra, Abu Mohammad al-Jolani memperingatkan bahwa pengentian permusuhan adalah "trik" Barat untuk mendorong Suriah kembali di bawah ibu jari rezim yang menindas seperti dikutip dari laman Independent, Sabtu (27/2/2016).
Seruan dari Jolani adalah tantangan bagi pihak-pihak yang berusaha untuk mengakhiri konflik yang telah menewaskan 470 ribu jiwa dan memaksa 12 juta orang meninggalkan rumah mereka.
Front al-Nusra adalah salah satu kekuatan paling kuat dalam pertempuran di Suriah. Mereka terus mengintensifkan serangan mereka terhadap Presiden Bashar al-Assad dan sekutu-kutunya.
Front al-Nusra bersama ISIS menjadi kelompok yang dikecualikan dalam kesepakatan gencatan senjata. Artinya, mereka akan tetap digempur oleh Amerika Serikat (AS) ataupun Rusia.
(ian)