Intervensi Rusia di Suriah Dinilai Tepat
Selasa, 09 Februari 2016 - 15:24 WIB
Intervensi Rusia di Suriah Dinilai Tepat
A
A
A
JENEWA - Intervensi yang dilakukan Rusia di Suriah bukanlah sesuatu hal yang buruk. Hal itu diungkapkan oleh salah seorang anggota komisi PBB soal penyelidikan di Suriah, Carla Del Ponte.
"Saya pikir intervensi Rusia adalah hal yang baik, karena akhirnya seseorang menyerang kelompok teroris ini (ISIS, al-Qaeda dan al-Nusra)," ucap Del Ponte dalam wawancara dengan media Swiss, seperti dilansir Alalam pada Selasa (9/2).
Namun, walaupun intervensi Rusia adalah langkah yang tepat, dirinya masih melihat ada kecenderungan bagi Rusia untuk melakukan serangan secara membabi buta. Sehingga terkadang warga sipil turut menjadi korban.
"Rusia rupanya tidak cukup dapat membedakan mana kelompok teroris, dan mana yang bukan," sambung mantan Jaksa Kepala Pengadilan Hukum Pidana Internasional PBB tersebut.
Sementara itu, terkait dengan proses perdamaian di Suriah, menurut Del Ponte, mau tidak mau bagi semua pihak, baik itu oposisi Suriah, Amerika Serikat (AS), bahkan PBB harus melakukan negosiasi dengan Bashar al-Assad. Sebab, mau diakui atau tidak dia adalah Presiden Suriah saat ini.
"Jika Anda ingin gencatan senjata, jika Anda ingin perdamaian, pertama Anda harus bernegosiasi dengan pemerintah," imbuhnya.
"Saya pikir intervensi Rusia adalah hal yang baik, karena akhirnya seseorang menyerang kelompok teroris ini (ISIS, al-Qaeda dan al-Nusra)," ucap Del Ponte dalam wawancara dengan media Swiss, seperti dilansir Alalam pada Selasa (9/2).
Namun, walaupun intervensi Rusia adalah langkah yang tepat, dirinya masih melihat ada kecenderungan bagi Rusia untuk melakukan serangan secara membabi buta. Sehingga terkadang warga sipil turut menjadi korban.
"Rusia rupanya tidak cukup dapat membedakan mana kelompok teroris, dan mana yang bukan," sambung mantan Jaksa Kepala Pengadilan Hukum Pidana Internasional PBB tersebut.
Sementara itu, terkait dengan proses perdamaian di Suriah, menurut Del Ponte, mau tidak mau bagi semua pihak, baik itu oposisi Suriah, Amerika Serikat (AS), bahkan PBB harus melakukan negosiasi dengan Bashar al-Assad. Sebab, mau diakui atau tidak dia adalah Presiden Suriah saat ini.
"Jika Anda ingin gencatan senjata, jika Anda ingin perdamaian, pertama Anda harus bernegosiasi dengan pemerintah," imbuhnya.
(esn)