Hacker Pro-Palestina Bobol Data 20 Ribu Karyawan FBI

Selasa, 09 Februari 2016 - 08:58 WIB
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Bobol Data 20 Ribu Karyawan FBI
A A A
WASHINGTON - Kelompok hacker pro-Palestina membobol data milik 20 ribu karyawan FBI dan lebih dari 9 ribu pekerja Departemen of Homeland Security (HMS). Nama dan alamat ribuan pekerja FBI dan HMS telah disebar ke internet.

Para hacker tak dikenal itu berhasil meretas komputer Departemen Kehakiman AS. Setelah sukses membobol data, hacker yang menggunakan nama akun Twitter @DotGovs, itu mengkonfirmasi aksinya di media sosial.

Beberapa data yang dibocorkan hacker itu antara lain nama, jabatan, email pekerjaan hingga nomor telepon. Para pekerja FBI dan DHS yang datanya dibobol antara lain spesialis komputer, petugas pengadaan, analis anggaran, direksi dan penasihat senior.


Dalam tweet-nya, hacker itu menuliskan link tentang data-data yang dibocorkan sembari mencatumkan hastag #FreePalestine. Data itu telah muncul di Motherboard dan FeedScoop. Situs-situs itu mengkonfirmasi bahwa data yang dibocorkan akurat.

Kami mengambil laporan ini dengan sangat serius, namun tidak ada indikasi saat ini bahwa ada pelanggaran informasi sensitif atau pribadi,” kata kata juru bicara DHS, S.Y. Lee, dalam sebuah pernyataan.

Para hacker mengatakan kepada Motherboard bahwa mereka mengakses informasi dengan mengorbankan akun email dari seorang pejabat Departemen Kehakiman. Mereka menggunakan alamat email untuk "social engineering" guna akses ke intranet DOJ. Kemudian meminta dukungan teknis untuk memberikan password.


Jadi saya menelepon, mengatakan kepada mereka, bahwa saya orang baru dan saya tidak mengerti bagaimana untuk melewati (portal) kata salah satu hacker kepada Motherboard. "Mereka bertanya apakah saya punya kode token? Saya bilang tidak, mereka mengatakan 'itu baik-baik saja - hanya menggunakan satu (milik) kami’.”

Kelompok hacker itu juga menyampaikan pesan pro-Palestina. ”Ini adalah untuk Palestina, Ramallah, Tepi Barat, Gaza, ini adalah untuk anak yang sedang mencari jawaban,” kata kelompok hacker itu, seperti dikutip Fox News, semalam.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
11 menit yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
1 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
4 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
6 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
10 jam yang lalu
Infografis
20 Kolonel Pecah Bintang...
20 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved