Rusia Bekuk Tujuh Simpatisan ISIS

Senin, 08 Februari 2016 - 20:28 WIB
Rusia Bekuk Tujuh Simpatisan...
Rusia Bekuk Tujuh Simpatisan ISIS
A A A
MOSKOW - Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) dilaporkan telah menangkap tujuh orang simpatisan ISIS di wilayah Yekaterinburg. Mereka diduga kuat akan melakukan perjalanan ke Suriah, dan juga berencana untuk melakukan serangan teror di Moskow dan St Petersburg.

Dalam sebuah pernyataan, FSB mengatakan bahwa ketujuh orang tersebut dibekuk kemarin. Dari ketujuh orang tersebut, terdapat beberapa orang warga negara asing, yakni berasal dari negara di kawasan Asia Tengah.

"Pada tanggal 7 Februari, FSBl menahan tujuh anggota kelompok kriminal. Mereka bersal Rusia dan negara-negara dari negara-negara Asia Tengah, yang merupakan anggota kelompok teroris internasional Daesh (ISIS) yang dilarang di Rusia," bunyi pernyataan FSB.

"Mereka telah mempersiapkan sebuah rencana untuk melakukan aksi teroris besar dengan menggunakan alat peledak buatan sendiri di Moskow dan St Petersburg, dan di wilayah Sverdlovsk," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (8/2).

FSB menuturkan, ketua dari kelompok tersebut berasal dari kelompok teror yang saat ini beroperasi di Turki. Setelah melakukan aksi di Rusia, lanjut FSB, ketujuh orang ini rencananya akan bertolak ke Suriah, untuk berperang bersama ISIS.

"Kelompok itu dijalankan oleh seorang anggota dari kelompok teroris asal Turki. Dia telah menegaskan bahwa setelah melaksanakan serangan teroris (di Rusia), mereka yang ditahan direncanakan berangkat ke Suriah untuk berpartisipasi dalam aksi militer di jajaran Daesh," imbuhnya.

Dalam pernyataannya, FSB menambahkan bahwa di dalam rumah ketujuh orang tersebut ditemukan laboratorium untuk membuat bom berserta bahan peledak, senjata api, granat, dan buku-buku tentang ekstrimisme.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
32 menit yang lalu
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
59 menit yang lalu
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
1 jam yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
2 jam yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
3 jam yang lalu
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved