Inggris: Korut Sengaja Langgar Resolusi DK PBB
Minggu, 07 Februari 2016 - 18:32 WIB
Inggris: Korut Sengaja Langgar Resolusi DK PBB
A
A
A
LONDON - Inggris menilai peluncuran roket jarak jauh yang dilancarkan Korea Utara (Korut) adalah bentuk pelanggaran jelas dan disengaja terhadap sejumlah resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB. Korut mengklaim peluncuran roket tersebut dimaksudkan untuk menaruh satelit baru di orbit bumi.
Dalam sebuah pernyataan Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond, pihaknya sangat mengecam keras peluncuran roket Korut, yang dicurigai sebagai kamuflales untuk uji coba rudal balistik yang dimiliki Korut.
"Saya sangat mengutuk uji teknologi rudal balistik Korut. Ini adalah pelanggaran yang jelas dan disengaja dari sejumlah Resolusi DK PBB. Tindakan Korut terus menghadirkan ancaman bagi keamanan regional dan internasional," ucap Hammond, seperti dilansir Reuters pada Minggu (7/2).
Dirinya menambahkan bahwa hari ini seluruh anggota DK PBB akan melakukan pertemuan guna membahas peluncuran roket tersebut. Hammond memastikan akan ada respon keras yang ditujukan oleh DK PBB terkait hal ini.
"DK PBB sepakat untuk mengambil langkah-langkah signifikan terhadap peluncuran lebih lanjut atau tes nuklir. Kami akan bertemu dengan mitra kami di New York untuk menyetujui respon kolektif," pungkasnya.
Dalam sebuah pernyataan Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond, pihaknya sangat mengecam keras peluncuran roket Korut, yang dicurigai sebagai kamuflales untuk uji coba rudal balistik yang dimiliki Korut.
"Saya sangat mengutuk uji teknologi rudal balistik Korut. Ini adalah pelanggaran yang jelas dan disengaja dari sejumlah Resolusi DK PBB. Tindakan Korut terus menghadirkan ancaman bagi keamanan regional dan internasional," ucap Hammond, seperti dilansir Reuters pada Minggu (7/2).
Dirinya menambahkan bahwa hari ini seluruh anggota DK PBB akan melakukan pertemuan guna membahas peluncuran roket tersebut. Hammond memastikan akan ada respon keras yang ditujukan oleh DK PBB terkait hal ini.
"DK PBB sepakat untuk mengambil langkah-langkah signifikan terhadap peluncuran lebih lanjut atau tes nuklir. Kami akan bertemu dengan mitra kami di New York untuk menyetujui respon kolektif," pungkasnya.
(esn)