Lebih dari 100 Anggota ISIS Menyusup ke Jerman
Jum'at, 05 Februari 2016 - 18:58 WIB
Lebih dari 100 Anggota ISIS Menyusup ke Jerman
A
A
A
BERLIN - Spekulasi tentang menyusupnya anggota kelompok Negara Islam Irak Suriah atau ISIS diantara para pengungsi yang menyeberang ke Eropa telah lama mengemuka. Namun, kali ini sejumlah bukti telah membenarkan spekulasi tersebut.
Kepala Intelijen Jerman (Bfv), Hans-Georg Maassen mengatakan, serangan teroris di Paris pada November lalu telah menunjukkan bahwa ISIS sengaja menanam teroris di antara arus pengungsi yang mengalir ke Eropa.
"Kemudian kami telah berulang kali melihat bahwa teroris telah menyelinap dan di disamarkan atau menyamar sebagai pengungsi. Ini adalah fakta yang dihadapi Badan Keamanan hadapi. Kami berusaha untuk mengenali dan mengidentifikasi apakah masih ada pejuang atau teroris dari ISIS yang telah menyelinap masuk," kata Maassen dikutip dari Reuters, Jumat (5/2/2016).
Surat kabar Berliner Zeitung, mengutip Maassen, menyatakan bahwa BfV telah menerima bocoran bahwa lebih dari 100 anggota ISIS berada diantara para pengungsi yang saat ini tinggal di Jerman.
"Kami berada dalam situasi yang serius dan ada risiko tinggi yang memungkinkan munculnya serangan. Tapi, badan keamanan, badan intelijen dan pihak berwenang sangat waspada dan tujuan kami adalah untuk meminimalkan risiko sebaik mungkin," katanya memperingatkan.
Kepala Intelijen Jerman (Bfv), Hans-Georg Maassen mengatakan, serangan teroris di Paris pada November lalu telah menunjukkan bahwa ISIS sengaja menanam teroris di antara arus pengungsi yang mengalir ke Eropa.
"Kemudian kami telah berulang kali melihat bahwa teroris telah menyelinap dan di disamarkan atau menyamar sebagai pengungsi. Ini adalah fakta yang dihadapi Badan Keamanan hadapi. Kami berusaha untuk mengenali dan mengidentifikasi apakah masih ada pejuang atau teroris dari ISIS yang telah menyelinap masuk," kata Maassen dikutip dari Reuters, Jumat (5/2/2016).
Surat kabar Berliner Zeitung, mengutip Maassen, menyatakan bahwa BfV telah menerima bocoran bahwa lebih dari 100 anggota ISIS berada diantara para pengungsi yang saat ini tinggal di Jerman.
"Kami berada dalam situasi yang serius dan ada risiko tinggi yang memungkinkan munculnya serangan. Tapi, badan keamanan, badan intelijen dan pihak berwenang sangat waspada dan tujuan kami adalah untuk meminimalkan risiko sebaik mungkin," katanya memperingatkan.
(ian)