Jet Rusia Hancurkan 900 Target Milik Teroris di Suriah
Kamis, 04 Februari 2016 - 23:15 WIB
Jet Rusia Hancurkan 900 Target Milik Teroris di Suriah
A
A
A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, jet-jet tempur mereka telah melakukan 237 sorties dan menghancurkan 900 target milik teroris selama tiga hari terakhir di lima daerah di Suriah.
"Selama tiga hari terakhir, sejak tanggal 1 -4 Februari, pesawat tempur Angkatan Udara Rusia telah melakukan 237 serangan mendadak menargetkan 875 objek teroris di provinsi Aleppo, Latakia, Homs, Hama dan Deir ez-Zor," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, seperti dilansir dari Sputniknews, Kamis (4/2/2016).
Menurut dia, akibat serangan ini kelompok teroris mengalami kerugian yang besar. Sementara itu, ia juga mengungkapkan, pasukan kelompok militan Suriah mundur ke wilayah perbatasan Turki untuk menekan jatuh korban yang lebih banyak. Para pemimpin militan dipaksa untuk fokus dalam upaya mereka mengevakuasi para pejuang yang terluka dan mencoba untuk mengendalikan situasi.
"Para prajurit Angkatan Darat Suriah, dibantu oleh pasukan populer, telah mendorong kelompok militan di provinsi Aleppo dan mencabut blokade dari pemukiman Nubul dan az-Zahra yang dikepung selama lebih dari empat tahun," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan jika kelompok Front al-Nusra dan Ash-Sham melatih sekelompok remaja untuk menjadi pelaku bom bunuh diri di Provinsi Idlib. Mereka menggunakan remaja untuk melakukan serangan teroris terhadap warga sipil.
"Selama tiga hari terakhir, sejak tanggal 1 -4 Februari, pesawat tempur Angkatan Udara Rusia telah melakukan 237 serangan mendadak menargetkan 875 objek teroris di provinsi Aleppo, Latakia, Homs, Hama dan Deir ez-Zor," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, seperti dilansir dari Sputniknews, Kamis (4/2/2016).
Menurut dia, akibat serangan ini kelompok teroris mengalami kerugian yang besar. Sementara itu, ia juga mengungkapkan, pasukan kelompok militan Suriah mundur ke wilayah perbatasan Turki untuk menekan jatuh korban yang lebih banyak. Para pemimpin militan dipaksa untuk fokus dalam upaya mereka mengevakuasi para pejuang yang terluka dan mencoba untuk mengendalikan situasi.
"Para prajurit Angkatan Darat Suriah, dibantu oleh pasukan populer, telah mendorong kelompok militan di provinsi Aleppo dan mencabut blokade dari pemukiman Nubul dan az-Zahra yang dikepung selama lebih dari empat tahun," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan jika kelompok Front al-Nusra dan Ash-Sham melatih sekelompok remaja untuk menjadi pelaku bom bunuh diri di Provinsi Idlib. Mereka menggunakan remaja untuk melakukan serangan teroris terhadap warga sipil.
(ian)