Reformasi DK PBB Adalah Keharusan‬

Kamis, 04 Februari 2016 - 21:16 WIB
Reformasi DK PBB Adalah...
Reformasi DK PBB Adalah Keharusan‬
A A A
JAKARTA - Reformasi di dalam tubuh Dewan Keamanan (DK) PBB adalah sebuah keharusan, dan Indonesia sangat mendukung hal itu. Dukungaan tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri Indonesia Hassan Kleib.

‪"Kita sangat mendukung reformasi di DK PBB, karena pertama tidak mewakili, kurang negara berkembang di sana. Padahal dua pertiga negara anggota PBB adalah negara berkembang," ucap Hassan pada Kamis (4/2).

‪"Kedua, tidak demokratis, dimana lima negara anggota tetap DK PBB dapat memutuskan iya atau tidak kepentingan dari 159 negara anggota PBB dengan hak vetonya. Hak veto sangat tidak demokratis," sambungnya.

‪Indonesia sendiri, menurut Hassan sudah menyampaikan beberapa hal yang harus dalam proses reformasi di DK PBB. Salah satunya adalah reformasi secara menyeluruh di tubuh DK PBB.

‪"Indonesia meminta, pertama adanya reformasi secara menyeluruh, bukan hanya penambahan keanggotaan, tapi juga adanya keseimbangan. Lalu, keterwakilan, keseimbangan antara negara maju dan negara berkembang. Ketiga, hak veto harus dih
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
21 menit yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
1 jam yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
2 jam yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
3 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
4 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
5 jam yang lalu
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved