Kartunkan PM Najib Badut, Aktivis Anti-Korupsi Menolak Sopan

Kamis, 04 Februari 2016 - 14:40 WIB
Kartunkan PM Najib Badut,...
Kartunkan PM Najib Badut, Aktivis Anti-Korupsi Menolak Sopan
A A A
KUALA LUMPUR - Akitvis anti-korupsi Malaysia, Fahmi Reza, membuat heboh aktivitas media sosial di negaranya dengan mengunggah karikatur badut untuk menggambarkan sosok Perdana Menteri (PM) Najib Razak. Dia menolak imbauan kepolisian Malaysia agar sopan dalam menggunakan media sosial.

Akun media sosial aktivis itu,@kuasasiswa, kini dalam pengawasan polisi Malaysia. Tidak hanya mengunggah gambar satire PM Najib seperti badut, dia juga mengampanyekan hastag #kitasemuapenghasut dan #kitasemuadurhaka.

Kelompok seni Grupa juga ikut meramaikan kampanye itu dengan menyebarkan gambar badut PM Najib sebagai solidaritas sekaligus memprotes tindakan polisi terhadap Fahmi.

Gara-gara posting Twitter pada tanggal 31 Januari 2016, Fahmi mengungkapkan bahwa akun Twitter-nya sekarang di bawah pengawasan Police Cyber Investigation Response Centre Response Centre. Tindakan polisi itu tidak lain karena karikatur badut yang menggambarkan sosok PM Najib.

Fahmi mengaku sudah diperingatakan oleh polisi untuk menggunakan akun media sosialnya secara lebih bertanggung jawab dan sesuai dengan hukum Malaysia. Tapi di negara yang menggunakan hukum untuk melindungi para koruptor dan menekan mereka yang cukup berani untuk menyuarakan pandangan mereka, maka saatnya untuk berhenti bersikap sopan,” kata Fahmi, seperti dikutip IB Times, Kamis (4/2/2016).

Fahmi mengatakan bahwa karyanya itu bukan sikap anti-Najib. Tetapi untuk melawan korupsi di negeranya. Dia menyoroti fakta bahwa karyanya telah mengkritik para politisi dari semua sisi.

Grupa yang membela kampanye Fahmi merupakan kelompok desainer dan ilustrator independen yang terbentuk sebelum muncul protes jalanan di Malaysia pada bulan Agustus 2015 yang menuntut PM Najib mengundurkan diri.

Kelompok ini mengklaim telah merancang banyak plakat yang digunakan dalam protes tersebut. Semua gambar tentang PM Najib yang di-posting disertai hashtag #kitasemuapenghasut. Beberapa komentar yang menggunakan hastag itu rata-rata membahas skandal politik dan korupsi di lingkaran PM Malaysia.

Najib pernah disorot atas dugaan korupsi terkait rekening gendutnya yang akhirnya diketahui merupakan sumbangan dari keluarga Kerajaan Arab Saudi. Selain itu, Najib juga disorot atas dugaan skandal korupsi di lembaga keuangan negara Malaysia, 1MDB, di mana Najib menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina. Skandal keuangan 1MDB kini diselidiki kejaksaan Swiss.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
5 menit yang lalu
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
1 jam yang lalu
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
1 jam yang lalu
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
2 jam yang lalu
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
3 jam yang lalu
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
4 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved