Rusia: Stop Penyelundupan di Perbatasan Jadi Kunci Gencatan Senjata
Rabu, 03 Februari 2016 - 21:43 WIB
Rusia: Stop Penyelundupan di Perbatasan Jadi Kunci Gencatan Senjata
A
A
A
MUSCAT - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengusulkan sebuah cara agar gencatan senjata dapat diberlakukan di Suriah. Menurutnya, gencatan senjata dapat dicapai dengan menghentikan penyelundupan di perbatasan Turki-Suriah.
"Saya akan mengingatkan Anda, bahwa salah satu syarat utama gencatan senjata bisa bekerja adalah menghentikan penyelundupan di perbatasan Turki-Suriah yang menjadi 'makanan' bagi para militan," kata Lavrov di Oman, seperti dilansir dari Sputniknews, Rabu (3/2/2016).
Menurut Lavrov, tidak akan ada gencatan senjata sampai penyelundupan di perbatasan Turki-Suriah bisa dihentikan. "Tanpa menutup wilayah perbatasan, sulit mengharapkan gencatan senjata akan mungkin dilaksanakan," kata Lavrov.
Diplomat tinggi Rusia itu mengatakan, Moskow telah berbagi pandangan dengan International Support Grup Syria (IISG) yang terdiri dari 17 kekuatan regional, termasuk AS, dan tiga organisasi internasional yang menengahi pembicaraan damai Suriah di Jenewa.
"Kami memiliki pandangan sendiri tentang hal ini. Pendekatan yang murni pragmatis didikte oleh kebutuhan untuk gencatan senjata dapat berlangsung dalam praktek," Lavrov menekankan. Ia juga menambahkan ISSG akan melanjutkan "percakapan yang lebih spesifik" di Munich pada 11 Februari mendatang.
"Saya akan mengingatkan Anda, bahwa salah satu syarat utama gencatan senjata bisa bekerja adalah menghentikan penyelundupan di perbatasan Turki-Suriah yang menjadi 'makanan' bagi para militan," kata Lavrov di Oman, seperti dilansir dari Sputniknews, Rabu (3/2/2016).
Menurut Lavrov, tidak akan ada gencatan senjata sampai penyelundupan di perbatasan Turki-Suriah bisa dihentikan. "Tanpa menutup wilayah perbatasan, sulit mengharapkan gencatan senjata akan mungkin dilaksanakan," kata Lavrov.
Diplomat tinggi Rusia itu mengatakan, Moskow telah berbagi pandangan dengan International Support Grup Syria (IISG) yang terdiri dari 17 kekuatan regional, termasuk AS, dan tiga organisasi internasional yang menengahi pembicaraan damai Suriah di Jenewa.
"Kami memiliki pandangan sendiri tentang hal ini. Pendekatan yang murni pragmatis didikte oleh kebutuhan untuk gencatan senjata dapat berlangsung dalam praktek," Lavrov menekankan. Ia juga menambahkan ISSG akan melanjutkan "percakapan yang lebih spesifik" di Munich pada 11 Februari mendatang.
(ian)