Dua Jenazah WNI Korban Kapal Tenggelam Segera Dipulangkan
Kamis, 28 Januari 2016 - 21:24 WIB
Dua Jenazah WNI Korban Kapal Tenggelam Segera Dipulangkan
A
A
A
JAKARTA - Dua orang warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kapal tenggelam di perairan Johor Bahru, Malaysia akan segera dipulangkan. Ini dilakukan setelah jenazah kedua orang tersebut berhasil diidentifikasi.
Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanantha Nassir, dua orang ini akan menyusul satu orang korban lainnya yang akan terlebih dahulu dipulangkan.
"Satu sudah akan kembali ke Indonesia. Ada dua lagi yang teridentifikasi, satu perempuan dan satu laki-laki. Ada dua nama yang sama. Sedang diusahkan kedua jenazah ini dipulangkan ke Indonesia hari ini juga," ucap Arrmanantha pada Kamis (28/1).
Dirinya juga menuturkan, total korban kapal nahas tersebut yang berhasil ditemukan berjumlah 23 orang. "Terdiri dari 10 orang perempuan dan 13 orang laki-laki," sambungnya.
Untuk mempercepat identifikasi korban kapal itu, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengirimkan tim Disaster Victim Investigation (DVI) ke Malaysia.
"Untuk mendukung proses identifikasi, diperoleh konfirmasi dari Polri bahwa 3 anggota DVI dari Batam sudah ditugaskan ke lokasi guna memberikan bantuan. Tim DVI terdiri dari ahli forensik dan fifi forensik," ucap Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu, Lalu Muhammad Iqbal, kemarin.
Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanantha Nassir, dua orang ini akan menyusul satu orang korban lainnya yang akan terlebih dahulu dipulangkan.
"Satu sudah akan kembali ke Indonesia. Ada dua lagi yang teridentifikasi, satu perempuan dan satu laki-laki. Ada dua nama yang sama. Sedang diusahkan kedua jenazah ini dipulangkan ke Indonesia hari ini juga," ucap Arrmanantha pada Kamis (28/1).
Dirinya juga menuturkan, total korban kapal nahas tersebut yang berhasil ditemukan berjumlah 23 orang. "Terdiri dari 10 orang perempuan dan 13 orang laki-laki," sambungnya.
Untuk mempercepat identifikasi korban kapal itu, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengirimkan tim Disaster Victim Investigation (DVI) ke Malaysia.
"Untuk mendukung proses identifikasi, diperoleh konfirmasi dari Polri bahwa 3 anggota DVI dari Batam sudah ditugaskan ke lokasi guna memberikan bantuan. Tim DVI terdiri dari ahli forensik dan fifi forensik," ucap Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu, Lalu Muhammad Iqbal, kemarin.
(esn)