Pengamat Ingatkan Kebangkitan Al-Qaeda di 2016

Sabtu, 02 Januari 2016 - 20:07 WIB
Pengamat Ingatkan Kebangkitan...
Pengamat Ingatkan Kebangkitan Al-Qaeda di 2016
A A A
WASHINGTON - Seorang pengamat dari Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa kelompok teroris internasional yang tengah meredup, Al-Qaeda, akan kembali lagi pada tahun 2016 dan mungkin akan lebih berbahaya.

"Sebagian alasan dari kemunculan kembali Al-Qaeda ada di Afghanistan, karena kehadiran AS mulai berkurang. Di sana, sumber daya yang dimiliki sangat sedikit untuk melakukan upaya intelijen, pengawasan, dan pengintaian yang kuat terhadap seluruh negeri," kata ilmuwan politik dari RAND Corporation, Colin P Clarke seperti dilansir dari Xinhua, Sabtu (2/1/2016).

Meski kekuatan Al-Qaeda tidak lagi seperti akhir 1990-an dan awal 2000-an, Clarke memperingatkan jangan pernah meremehkan kelompok tersebut. Al-Qaeda adalah organisasi yang telah terbukti seiring waktu mampu berkembang dan beradaptasi, apakah itu adalah kelompok inti itu sendiri atau melalui kerjasama atau afiliasi.

Ia juga mengingatkan kemungkinan bersatunya ISIS dengan Al-Qaeda. Saat ini, kedua kelompok teroris itu memang terlihat berseberangan, namun tidak menutup kemungkinan kedua kelompok Islam radikal itu memperbaiki hubungan keduanya.

"Banyak pihak menilai Al-Qaeda dan ISIS terlibat perselisihan, namun masih ada kemungkinan untuk memulihkan hubungan di masa depan. Hal ini bisa didorong dari tewasnya pemimpin tertentu dari salah satu kelompok atau disebabkan kebutuhan operasional di lapangan," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
AS Tawarkan Imbalan...
AS Tawarkan Imbalan Rp58 M untuk Petinggi Al-Qaeda
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi...
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi Paramiliter Jihad yang Menentang Amerika Serikat
Jenderal Mark Milley:...
Jenderal Mark Milley: Al-Qaeda Dapat Mengancam AS dalam Setahun
Janji Ceraikan Al-Qaeda,...
Janji 'Ceraikan' Al-Qaeda, Taliban Ternyata Masih Berhubungan Mesra
AS Kembali Wanti-wanti...
AS Kembali Wanti-wanti Soal Kebangkitan Al-Qaeda Pasca Penarikan Pasukan Asing
Jenderal AS Sebut Afghanistan...
Jenderal AS Sebut Afghanistan Berada di Ambang Perang Saudara
Berita Terkini
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
58 menit yang lalu
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
2 jam yang lalu
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 jam yang lalu
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
6 jam yang lalu
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
8 jam yang lalu
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved