Wanita Korban Perbudakan Seks Kecam Perjanjian Jepang-Korsel

Rabu, 30 Desember 2015 - 17:19 WIB
Wanita Korban Perbudakan...
Wanita Korban Perbudakan Seks Kecam Perjanjian Jepang-Korsel
A A A
SEOUL - Ratusan pengunjuk rasa bergabung dengan dua mantan korban perbudakan seks yang terjadi di era Perang Dunia II. Kedua wanita tua itu mengecam perjanjian antara Jepang dengan Korea Selatan (Korsel).

Sebelumnya, Jepang dan Korsel sudah mendapatkan kata sepakat untuk mengatasi masalah wanita yang menjadi korban budak seks tentara Jepang selama Perang Dunia II. Jepang menawarkan kompensasi 1 miliar yen untuk korban dan kerabat korban budak seks.

Menurut salah satu wanita yang menjadi korban budak seks Jepang, Lee Yong-su (88), ia dan rekan-rekannya tidak pernah diajak berdialog oleh para pejabat pemerintah yang menegosiasikan perjanjian tersebut.

"Pemerintah tidak bisa dipercaya. Kami akan terus berjuang sampai akhir," kata Yong-su seperti dikutip dari Reuters, Rabu (30/12/2015).

Yong-su dan para pengunjuk rasa lainnya, yang terdiri dari mahasiswa, legislator oposisi dan aktivis menuntut permintaan maaf yang tulus dari Jepang dan kompensasi formal untuk korban.

"Kami tidak melakukan kesalahan. Jepang membawa kami untuk dijadikan wanita penghibur dan masih mencoba untuk menyangkal kejahatan tersebut," tukas Yong-su.
(ian)
Berita Terkait
Tambah Mesra di Tengah...
Tambah Mesra di Tengah Ancaman Korut, PM Jepang Sambangi Seoul
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Selepas Hantam Jepang,...
Selepas Hantam Jepang, Topan Haishen Terjang Korea Selatan
Krisis Corona di Jepang...
Krisis Corona di Jepang dan Korea Selatan Memburuk
Dikritik Mirip Wajah...
Dikritik Mirip Wajah Penjajah, Dubes AS untuk Korsel Cukur Kumis
Buang Air Nuklir Fukushima...
Buang Air Nuklir Fukushima ke Laut, Korsel Seret Jepang ke Pengadilan Internasional
Berita Terkini
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
29 menit yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
1 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
2 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
2 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
3 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
5 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Diminati...
Megawati Hangestri Diminati Klub Jepang, Turki, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved